DEBAT CAWAPRES: Cak Imin Ingin Pinjol Ilegal dan Perjudian Online Dislepet, Ini Maksudnya

Jumat, 22 Dec 2023 20:44
    Bagikan  
DEBAT CAWAPRES: Cak Imin Ingin Pinjol Ilegal dan Perjudian Online Dislepet, Ini Maksudnya
facebook

Muhaimin Iskandar ingin pinjol-pinjol ilegal dan perjudian online dislepet..

INDONESIATREN.COM - Perkembangan teknologi digital memang bisa menjadi trigger perkembangan ekonomi nasional.

Sayangnya, perkembangan teknologi digital itu dimanfaatkan sejumlah kalangan untuk beraktivitas negatif dan merugikan.

Misalnya, hadirnya FInancial Technology (Fintech) Peer to Peer (P2P) Lending atau pinjaman online alias pinjol ilegal, termasuk perjudian online.

Hal itu yang disorot Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Muhaimin Iskandar.

Baca juga: Debat Cawapres 2024: Gibran Sebut IKN Cuma Pakai 20 Persen APBN, Mahfud Tantang Buka Daftar Invetor

Cak Imin, sapaan akrabnya, sepakat bahwa teknologi digital bisa menunjang dan menjadi mesin perekonomian nasional.

Misalnya, jelas dia, memperluas akses dan jaringan pasar bagi para pelaku ekonomi, khususnya, sektor Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM).

Namun, hadirnya berbagai aplikasi ilegal, seperti pinjol dan perjudian online menjadi sebuah permsalahan serius.

Dia berpendapat, pinjol-pinjol ilegal dan perjudian online harus "dislepet". Maksudnya, jelas dia, aktivitas-aktivitas pinjol ilegal dan perjudian online harus terberantas secara lebih serius.

Baca juga: DEBAT CAWAPRES: Dua Rencana AMIN: Alokasikan Rp 150 Triliun Bagi Kaum Muda dan Lanjutkan Bansos

Pasalnya, dalih dia, saat ini, penanganan pinjol ilegal dan perjudian online belum komprehensif. "Kondisi ini yang menyebabkan pinjol ilegal dan perjudian online masih merajalela," jelas Cak Imin.

Dia berpendapat, kemampuan menggarap dan memaksimalkan teknologi digital butuh peran pemerintah.

Caranya, jelas dia, melalui pemerkuatan, dan percepatan literasi digital, utamanya bagi sektor Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM).

Hal itu, jelas dia, supaya aktivitas dan daya saing UMKM lebih terakselerasi dan kuat sehingga lebih berdaya saing pada era persaingan yang semakin ketat.

Baca juga: Debat Cawapres 2024: Gibran Sebut IKN Cuma Pakai 20 Persen APBN, Mahfud Tantang Buka Daftar Invetor

Namun, lanjut dia, negara ini memerlukan pemerkuatan kapasitas teknologi. Tujuannya, agar akses informasi berbasis digital bisa lebih merata dinikmati dan diakses seluruh masyarakat di tanah air. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”