Nataru 2023-2024: 170 Ribu Orang Penumpang Kereta Turun di Wilayah Daop 2 Bandung

Selasa, 26 Dec 2023 17:43
    Bagikan  
Nataru 2023-2024: 170 Ribu Orang Penumpang Kereta Turun di Wilayah Daop 2 Bandung
Indonesia Tren/Reza Deny Rustama

Kepadatan penumpang di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung pada 23 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM -

Beberapa waktu lalu, Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa pada masa Angkutan Natal-Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, kereta merupakan moda transportasi terfavorit.

Bukti terkini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, menginformasikan, ratusan ribu orang penumpang kereta tiba di wilayah kerjanya. 

"Hingga kini, sebanyak 170 ribu penumpang kereta jarak jauh turun dan tiba di wilayah kerja kami," kata Ayep Hanapi, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Selasa 26 Desember 2023.

Dia menyebutkan bahwa ada 11 titik yang menjadi lokasi turunnya ratusan ribu penumpang itu. Yakni, kata dia, Purwakarta, Cimahi, Bandung, Kiaracondong, Leles, Cibatu, Garut, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.

Baca juga: Akhirnya, OJK Tutup dan Blokir Puluhan Rekening Pinjol Ilegal

Sedangkan titik terbanyak turunnya para penumpang kereta jarak jauh, tambah Ayep Hanapi, yakni  Stasiun Bandung dan Kiaracondong,

Ratusan ribu penumpang kereta jarak jauh yang tiba di wilayah kerjanya itu, tambah Ayep Hanapi, mayoritas, dari timur Jawa. Yaitu, sahutnya, Jateng, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jatim.

Ayep Hanapi mengungkapkan, 23 Desember 2023 merupakan momen terbanyak turunnya para penumpang. Jumlahnya, sebut dia, 17.025 orang.

"Khusus 26 Desember 2023, sebanyak 13.941 orang penumpang turun di wilayah kerja kami," ucap Ayep Hanapi.

Baca juga: Nataru 2023-2024: Jangan Cemas, Tiket Kereta Jarak Jauh Masih Banyak

Pihaknya, imbuh dia  memprediksi bahwa volume penumpang kereta yang tiba di wilayah kerjanya terus bertambah. Itu karena, terang dia, Masa Angkutan Nataru 2023-2024 masih berlangsung.hingga 7 Januari 2024. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”