Whoosh Semakin Diminati, Volume Penumpangnya Tambah Banyak, Ini Jumlahnya

Jumat, 29 Dec 2023 18:39
    Bagikan  
Whoosh Semakin Diminati, Volume Penumpangnya Tambah Banyak, Ini Jumlahnya
Youtube

Volume penumpang Whoosh pada periode 21-31 Desember 2023 bertambah 35 persen.

INDONESIATREN.COM - Keragu-raguan sejumlah kalangan tentang kurangnya respon masyarakat atas hadirnya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh, perlahan tapi pasti, tertepis.

Sebaliknya, Whossh direspon publik secara luar biasa. Semakin banyaknya volume penumpang mengisyaratkan bahwa animo masyarakat terhadap Whoosh kian nyata.

Eva Chairunisa, General Manager (GM) Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), dalam keterangan resminya, mengemukakan, periode 21-31 Desember 2023, pihaknya mencatat penjualan tiket Whoosh sebanyak 211 lembar.

Eva Chairunisa menjelaskan, penjualan tiket periode 21-31 Desember 2023 itu bertambah 35 persen daripada realsiasi awal Desember 2023. Pada periode awal bulan ini, kata dia, jumlahnya yakni 156 ribu lembar.

Baca juga: Pangandaran Diguncang Gempa, PT KAI: Tiga Rangkaian Kereta Berhenti Luar Biasa

Mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta tersebut, melanjutkan, volume penumpang Whoosh periode 21-28 Desember 2023 sebanyak 153 ribu orang.

Khusus H+1 Natal 2023 atau 26 Desember 2023, Eva Chairunisa mengatakan, , pihaknya melayani sekitar 21 ribu orang penumpang.

Agar permintaan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi, cetus Eva Chairunisa, pada Nataru 2023-2024, pihaknya memperbanyak jadwal perjalanan Whoosh menjadi 48 kali per hari.

Penambahan jadwal perjalanan itu, terangnya, berlaku hingga 2 Januari 2024. Selama penambahan jadwal perjalanan itu, Eva Chairunisa menyatakan, pihaknya menyediakan 28 ribu seat Whoosh per hari.

Baca juga: Libur Nataru 2024, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat 20 Persen

"Sebelumnya, kami mengaktifkan sebanyak 40 jadwal perjalanan," tutur Eva Chairunisa. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”