Arus Balik Nataru 2023-2024: Beberapa titik ruas Tol Jadi Perhatian Jasa Marga, Memangnya Kenapa?

Sabtu, 30 Dec 2023 13:48
    Bagikan  
Arus Balik Nataru 2023-2024: Beberapa titik ruas Tol Jadi Perhatian Jasa Marga, Memangnya Kenapa?
Indonesia Tren/Reza Deny Rustama

Antrean kendaraan pada GT Pasteur Kota Bandung beberapa waktu lalu.

INDONESIATREN.COM - Pada momen Natal-Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, perkiraannya, ratusan ribu unit kendaraan bergerak dari timur menuju wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

PT Jasa Marga Tbk (Persero) memperkirakan, puncak arus balik momen Nataru 2023-2024 terjadi pada lusa atau 1 Januari 2024. Saat itu, sekitar 140 ribu unit kendaraan menuju Jabodetabek melalui sejumlah ruas Tax On Location (TOL).

Dalam keterangan resminya, Sabtu 30 Desember 2023, Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga Tbk (Persero), memprediksi, secara total, sekitar 240 ribu unit kendaraan menuju Jabodetabek pada Nataru 2023-2024 atau 19 persen lebih banyak daripada momen sama tahun lalu.

Empat empat erbang Tol (GT) Utama menjadi pintu masuk ratusan ribu unit kendaraan itu ke wilayah Jabodetabek. Yakni GT Cikupa (arah barat). GT Ciawi (arah selatan), dan GT Kalihurip Utama serta GT Cikampek Utama (arah timur).

Baca juga: Nataru 2023-2024: Lusa Puncak Arus Balik, Ruas Jalan Dipadati Kendaraan Sebanyak Ini

Berdasarkan prediksi tersebut, Lisye Octaviana menyatakan, ada beberapa titik ruas TOL yang menjadi perhatian serius jajarannya. Yakni, ungkapnya, Kilo Meter (KM) 66 Jakarta-Cikampek (Japek).

Titik itu, terangnya, merupakan pertemuan kendaraan menuju Jabodetabek yang melaju dari dua arah, Bandung dan Cikampek.

Titik lainnya, kata dia, yakni simpul lalu lintas, exit TOL menuju jalan arteri, dan sejumlah rest area Transjawa yang menuju arah barat.

Guna mengantisipasi terjadinya kemungkinan kepadatan dan kemacetan lalu lintas, Lisye Octaviana menyampaikan, pihaknya bersinergi dengan Kepolisian Republik Indoensia (Polri) dan beberapa institusi lainnya, melalui penerapan beberapa pola rekayasa lalu litnas. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”