Nataru 2023-2024: Pertamina Gunakan Cara Ini agar Kebutuhan Energi Terpenuhi, Apa Jurusnya?

Sabtu, 30 Dec 2023 13:52
    Bagikan  
Nataru 2023-2024: Pertamina Gunakan Cara Ini agar Kebutuhan Energi Terpenuhi, Apa Jurusnya?
MyPertamina

Sebuah kendaraan mengisi BBM pada sebuah SPBU.

INDONESIATREN.COM - Sebagai korproasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina (Persero) memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat, yakni memenuhi kebutuhan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquid Petroleum Gas (LPG), dan sejenisnya, terutama pada momen Natal-Tahun Baru (Nataru) 2023-2024.

Karena itu, agar kebutuhan energi masyarakat selama Nataru 2023-2024 tercukupi, PT Pertamina (Persero) menerapkan sebuah pola. Yakni, mengoptimalkan sistem Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC).

Melansir pertamina.com yang dikutip Indonesiatren.com pada Sabtu 30 Desember 2023, Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menyatakan, PIEDCC termasuk elemen krusial dalam pola transformasi digital.

Melalui PIEDCC, ujar Nicke Widyawati, pihaknya bisa memantau pendistribusian dan ketersediaan energi selama periode Nataru 2023-2024.

Baca juga: Arus Balik Nataru 2023-2024: Beberapa titik ruas Tol Jadi Perhatian Jasa Marga, Memangnya Kenapa?

Imlementasi dan pemanfaatan PIEDCC, pun, kata dia, membuat pihaknya memantau stok energi secara real time. Termasuk, kata dia, memonitor perkembangan bisnisnya.

Misalnya, jelas Nicke Widyawati, memantau titik produksi hulu migas. Lalu, pengapalan, pengolahan pada kilang, termasuk pendistribusiannya

Bahkan, tegas Nicke Widyawati, PIEDCC pun menginformasikan ketersediaan BBM pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU).

"Apabila ada stok BBM SPBU yang minim, kami bisa segera memasoknya," kata Nicke Widyawati.

Baca juga: Nataru 2023-2024: Penuhi Kenutuhan Energi, Pertamina Kerahkan Segenap Kemampuannya

PT Pertamina pun melakukan upaya pemenuhan kebutuhan BBM lainnya pada Nataru 2023-2024. Yakni, pada 14 Desember 2023-7 Januari 2024, mengaktifkan 43 unit motoris. Tujuannya, memenuhi kebutuhan BBM masyarakat dalam kondisi darurat melalui Call Center 135. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”