Komoditas Ini Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar, Simak Penjelasan BPS

Selasa, 2 Jan 2024 14:45
    Bagikan  
Komoditas Ini Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar, Simak Penjelasan BPS
Telkomsel

BPS menyatakan, inflasi tahunan Indoensia sebesar 2,61 persen.

INDONESIATREN.COM - Perkembangan ekonomi sebuah negara bergantung pada laju inflasinya. Hal itu pun berlaku bagi Indonesia.

Lalu, seperti apa perkembangan inflasi Indonesia selama 2023?

Dalam keterangannya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, secara tahunan, tahun lalu, Indonesia mengalami inflasi 2,61 persen.

Hasil pendataan menunjukkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Desember mengalami pertambahan, yakni menjadi 116,56 poin. Posisi sebelumnya, yaitu 113,59 poin.

Baca juga: Alhamdulillah, Terowongan Cisumdawu Kondisinya Aman, Ini Penjelasan Kementerian PUPR

BPS menyatakan, ada komoditas yang menjadi kontributor inflasi terbesar. Komoditas itu yakni beras, Selama 2023, beras menyumbang inflasi sebesar 0,53 persen.

Amalia Adininggar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Selasa 2 Januari 2024, menjelaskan, selain beras, ada beberapa komoditas lainnya yang berkontribusi pada inflasi 2023.

"Yaitu cabai merah, yang berandil inflasi 0,24 persen. Lalu, rokok kretek jenis filter sebesar 0,17 persen. Kemudian cabai rawit dan bawang putih, masing-masing berandil 0,1 serta 0,08 persen," jelasnya.

Secara kumulatif, kelompok makanan-minuman (mamin) dan tembakau, selama 2023, mengalami inflasi 6,18 persen atau berandil 1,60 persen.

Baca juga: Catat, Ada Daftar Pinjol Ilegal Terbaru Terbitan OJK, Jadi Jangan Terkecoh

Berdasarkan wilayah, Amalia Adininggar menuturkan, Secara total, selama 2023, sebanyak 50 kota di Indonesia mengalami inflasi tahunan yang melebihi level nasional.

Meski demikian, ujarnya, kondisi itu lebih baik daripada 2022. Kala itu, sambungnya, terdapat 63 kota yang perkembangan inflasinya melebihi nasional.

Kota Bandung, kata dia, termasuk dalam 50 kota di tanah air yang mengalami inflasi melebihi level nasional, yakni 0,63 persen. Namun, inflasi Kota Kembang itu yang terkecil di antara 49 kota lainnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”