Para Pinjol Wajib Paham: Aturan Suku Bunga Berlaku Bulan Ini, Jika Bandel, OJK Siap Cabut Izinnya

Kamis, 11 Jan 2024 16:01
    Bagikan  
Para Pinjol Wajib Paham: Aturan Suku Bunga Berlaku Bulan Ini, Jika Bandel, OJK Siap Cabut Izinnya
facebook

Mulai Januari 2024, entitas-entitas pinjol wajib mengurangi suku bunga pinjaman secara bertahap.

INDONESIATREN.COM - Hingga kini, banyak regulasi yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar sistem keuangan di Indonesia lebih teratur, tertib, dan tidak merugikan publik.

Di antaranya, soal suku bunga Financial Technology (Fintech) Peer to Peer (P2P) Lending atau pinjaman online (pinjol).

Secara resmi dan efektif, OJK memberlakukan regulasi suku bunga pinjol mulai Januari 2024. Hal itu seiring dengan terbitnya Surat Edaran OJK (SEOJK) 19/2023 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBT).

Bahkan, berdasarkan sektor pendanaannya, entitas-entitas pinjol wajib mengurangi suku bunganya secara bertahap. Untuk sektor produktif, suku bunga plus sejumlah biaya lainnya tidak melebihi 0,1 persen per hari.

Baca juga: Sempurnakan Pelayanan, bank bjb-Tirta Darma Ayu-RSUD Indramayu Bergandengan Tanganek

Dua tahun berikutnya atau 2026, suku bunga pembiayaan sektor produktif berkurang menjadi 0,067 persen per hari.

Lalu, pada pendanaan konsumtif, suku bunganya maksimum 0,3 per hari. Tahun berikutnya, suku bunganya berkurang menjadi 0,2 persen per hari. Kemudian, pada 2026, maksimum 0,1 per hari.

Sayangnya, berdasarkan data OJK, hingga kini, ada 13 entitas pinjol yang masih bandel. Dugaannya, belasan entitas pinjol itu belum mematuhi regulasi suku bunga terbaru yang berlaku bulan ini.

Dalam keterangannya, Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, mengatakan, pihaknya masih mengklarifikasi dugaan bandelnya ke-13 entitas pinjol tersebut.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Kementerian PUPR: SPAM Jatiluhur I Tuntas Tahun Ini

"Seandainya terbukti melanggar, kami segera bertindak. Ada sanksi bagi ke-13 entitas pinjol tersebut," tegas Agusman.

Bentuknya, ungkap dia, mulai administratif, seperti surat peringatan, dan membatasi aktivitasnya. Sanksi terhebat, ucapnya, yakni izin usahanya mengalami pencabutan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”