Harga Beras Masih Fluktuaif, Bulog Punya Rencana: Tidak Ubah HET

Kamis, 11 Jan 2024 20:45
    Bagikan  
Harga Beras Masih Fluktuaif, Bulog Punya Rencana: Tidak Ubah HET
Facebook Perum Bulog

Perum Bulog tidak berencana ubah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

INDONESIATREN.COM - Selama beberapa waktu terakhir, harga beras tidak stabil. Perkembangannya masih fluktuatif.

Tentunya, hal itu menjadi tantangan bagi korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Beberapa cara dan rencana digulirkan Perum Bulog agar harga komoditas itu stabil.

Seperti apa rencananya?

Kepada media, Bayu Krisnamurthi, Direktur Utama Perum Bulog, menyatakan, walau harganya masih fluktuatif, pihaknya tidak berencana mengubah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

Baca juga: Tegas: Bulog Ogah Bantuan Pangan Beras 2024 Tertunda, Programnya Terus Bergulir

Alasannya, jelas dia, ada beberapa hal sangat fundamental. Misalnya, jelas dia, produksi.

Sebaliknya, lanjut dia, mengubah atau menyesuaikan HET beras justru berimbas negatif. Antara lain, kata dia, membenarkan harga beras yang lebih mahal daripada HET.

Padahal, kata dia, saat ini, pemerintah mematok HET beras medium pada level Rp10.900 per kilogram.

Selain tidak mengubah HET, ungkapnya, tahun ini, pihaknya tetap menggulirkan Bantuan Pangan Beras, yang menyasar 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca juga: Siap-siap Sambut SUV Elektrik Terbaru Nissan: The New Ariya Nismo, Tenaganya Gahar Cuy

Masih mahalnya harga beras, Bayu Krisnamurthi berpendapat, ada beberapa faktor penyebabnya. Yakni, tutur dia, volume produksi gabah domestik masih terbatas karena pengaruh El Nino.

Lalu, komponen biaya produksi. Umpamanya, masih mahalnya harga pupuk. Kemudian, adanya pembatasan impor oleh negara-negara produsen beras.

Badan Pangan Nasional merilis harga beras medium nasional pada data Panel Harga Pangan. Saat ini, secara rata-rata, harga beras medium yakni Rp13.310 per kilogram, lebih mahal Rp110 per kilogram daripada awal Januari 2024.

Daftar HET Beras Medium

Baca juga: Seperti Ini Gemerlap Kinerja Bisnis BMW, Jutaan Produknya Habis Terjual

- Zona I (Sumatera Selatan, Lampung, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi): Rp10.900. per kilogram

- Zona II (Seluruh Sumatere kecuali Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan): Rp11.500 per kilogram

- Zona III (Maluku dan Papua): Rp12.900 per kilogram. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”