Opsi Gunakan Kereta Bertambah, PT KAI Aktifkan  Papandayan

Rabu, 24 Jan 2024 11:46
    Bagikan  
Opsi Gunakan Kereta Bertambah, PT KAI Aktifkan  Papandayan
Instagram @kabarnegri

PT KAI resmi aktifkan rangkaian kereta terbarunya, Papandayan relasi Gambir-Bandung-Garut.

INDONESIATREN.COM - Sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) terus melakukan berbagai upaya agar kebutuhan transportasi terpenuhi.

Cara terbaru, hari ini, Rabu 24 Januari 2024, secara resmi, PT KAI (Persero) mengaktifkan rangkaia kereta terbarunya, Papandayan (Garut-Gambir).

Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT KAI (Persero), mengemukakan, kehadiran Papandayan merupakan upaya jajarannya memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

"Papandayan menambah opsi fasilitas transportasi bagi masyarakat, " kata Didiek Hartantyo, Rabu 24 Januari 2024.

Baca juga: Sanksi Ada, yang Abai Banyak, Ini Akibatnya Kalau Tetap Beraktivitas di Sekitar Jalur Kereta

Hadirnya Papandayan pun, sambung dia, menjadi upaya jajarannya untuk lebih menggeliatkan beragam sektor ekonomi. Termasuk, ucapnya, kepariwisataan. 

Berbeda dengan Cikuray (Garut-Badung-Pasarsenen Jakarta), tutur Didiek Hartantyo, Papandayan merupakan kereta non-Public Service Obligation (PSO) alias tidak bersubsidi. Artinya, kata dia, Papandayan adalah kereta bertarif komersil.

Manager Hubungan Masyarakat PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Ayep Hanapi, menambahkan, pada tahap awal, pihaknya mengaktifkan jadwal perjalanan Papandayan satu kali per hari.

Kereta ini, sambungnya, terdiri atas tiga kelas eksekutif. Lalu, kata dia, empat kelas ekonomi premium.

Baca juga: Selama Nataru 2023-2024, Jutaan Orang Bepergian Gunakan Kereta

Keberangkatan dari Stasiun Bandung, kata Ayep Hanapi, setiap, pukul 09.20 WB. Tarifnya pun, kata dia, masih promo.

"Pada masa promo ini, tiket kelas eksekutif relas Gambir-Bandung-Garut yakni Rp252 ribu. Sedangkan kelas ekonomi yaitu Rp156 ribu. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”