Konflik di Gaza Tak jadi Dampak, UEA Tetap Pertahankan Hubungan Diplomatik Dengan Israel

Kamis, 16 Nov 2023 16:30
    Bagikan  
Konflik di Gaza Tak jadi Dampak, UEA Tetap Pertahankan Hubungan Diplomatik Dengan Israel
Freepik

Meski muncul berbagai kecaman dunia internasional atas meningkatnya korban perang di Gaza, Palestina, Uni Emirat Arab (UEA) berencana tetap pertahankan hubungan diplomatik dengan Israel.

INDONESIATREN.COM - Meski muncul berbagai kecaman dunia internasional atas meningkatnya korban perang di Gaza, Palestina, Uni Emirat Arab (UEA) berencana tetap pertahankan hubungan diplomatik dengan Israel.

Dilansir dari voaindonesia, menurut empat sumber yang akrab dengan kebijakan pemerintah Uni Emirat Arab menyatakan bahwa, Abu Dhabi berharap tetap bisa memanfaatkan kekuatan untuk menghentikan serangan Israel sambil mempertahankan kepentingan mereka sendiri.

Di bawah Perjanjian Abraham yang dimediasi oleh AS pada tahun 2020, Abu Dhabi adalah negara Arab paling terkenal yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel selama 30 tahun.

Hal ini tak menutup kemungkinan negara-negara Arab lainnya untuk membangun hubungan serupa dengan Israel.

Baca juga: Dua Rumah Sakit di Gaza Palestina Berhenti Beroperasi Karena Krisis Obat-obatan

Dalam hal normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel tanpa membangun negara Palestina, hubungan antara negara Arab melampaui batasan yang dianggap tabu.

Pada bulan sebelumnya, Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan para pejabat Uni Emirat Arab secara terbuka mengutuk tindakan Israel dan berulang kali meminta kekerasan berakhir.

Seorang pejabat Uni Emirat Arab menjawab permintaan komentar tentang masalah isu tersebut, dengan mengatakan bahwa gencatan senjata dan pembukaan koridor kemanusiaan adalah prioritas utama negaranya.

Dibantu oleh kekayaan minyaknya, negara Teluk Arab itu memiliki peran yang signifikan dalam urusan regional, negara itu juga membantu AS menjaga pasukannya.

Selain itu, menurut Empat sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa, Uni Emirat Arab sedang berusaha untuk memoderasi posisi publik yang diambil oleh negara-negara Arab sehingga ada kemungkinan untuk kembali berbicara secara terbuka setelah perang berakhir.

Pada Kamis kemarin, Sheikh Mohamed mengadakan pertemuan di Abu Dhabi dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani untuk membahas tuntutan untuk gencatan senjata kemanusiaan segera.

Hal itu terjadi pada saat pembicaraan tentang pembebasan sejumlah sandera sebagai imbalan atas penundaan pertempuran, yang dimediasi Qatar.

Setelah pertemuan mereka di media sosial, Sheikh Mohamed mengatakan, "UEA dan Qatar bersikukuh mendesak perlunya memajukan upaya deeskalasi dan menjamin perdamaian yang adil, abadi, dan komprehensif di kawasan".

Selama tiga tahun terakhir, Uni Emirat Arab dan Israel telah bekerja sama dalam bidang ekonomi dan keamanan.

Baca juga: Diduga Kirim Senjata ke Israel, Aktivis Pro Palestina Lakukan Blokade di Pelabuhan Australia

Sebaliknya, para pejabat Palestina mengatakan bahwa Abu Dhabi gagal menghentikan serangan di Gaza, yang telah membunuh lebih dari 11.000 orang.

Pada 7 Oktober, Hamas menyerang Israel, membunuh sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.

Keempat sumber tersebut juga menyatakan bahwa di tengah kesulitan ini, Uni Emirat Arab semakin frustasi dengan mitra keamanan terpentingnya, Washington, yang dianggap tidak memberikan tekanan yang cukup untuk mengakhiri perang.

UEA secara terbuka menyatakan kekhawatirannya tentang perang saat ini memicu ketegangan regional dan peningkatan ekstremisme di Timur Tengah.

Namun, menurut Sumber tersebut UEA masih menyambut duta besar Israel dengan baik, langkah-langkah telah diambil untuk mengakhiri hubungan diplomatik, yang merupakan prioritas strategis Abu Dhabi dalam jangka panjang.

Kesepakatan tersebut didorong oleh perubahan kebijakan luar negeri Abu Dhabi yang didorong oleh ekonomi dan kekhawatiran bersama tentang ancaman yang ditimbulkan oleh Iran.

Meskipun UEA telah mengambil tindakan diplomatik dalam beberapa tahun terakhir untuk mengurangi ketegangan, mereka tetap menganggap Iran sebagai ancaman keamanan regional.

Dalam tiga tahun sejak normalisasi, Israel dan Uni Emirat Arab telah mengembangkan hubungan ekonomi dan keamanan yang kuat, termasuk kerja sama pertahanan.

Setelah serangan rudal dan drone yang dilakukan oleh gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman di Abu Dhabi pada awal 2022, Israel memberikan sistem pertahanan udara kepada Uni Emirat Arab.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”