Apa itu Parkinson? Yuk, Kenali Penyebab, Faktor, Gejala dan Pencegahannya

Gres
Sabtu, 16 Dec 2023 19:20
    Bagikan  
Apa itu Parkinson? Yuk, Kenali Penyebab, Faktor, Gejala dan Pencegahannya
Freepik

Ilustrasi pengidap parkinson yang berkonsultasi ke dokter.

INDONESIATREN.COM - Parkinson adalah penyakit pada sistem saraf yang mengganggu kemampuan tubuh untuk mengontrol gerakan dan keseimbangan.

Penyakit parkinson, biasanya disebabkan dari berbagai macam masalah, seperti tremor, otot kaku, hingga gangguan pada koordinasi.

Selain itu, parkinson juga merupakan satu diantara penyakit yang menyerang kinerja fungsi otak, yang dimana kondisi ini biasanya diderita oleh orang usia diatas 50 tahun, dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.

Melansir dari situs resmi Mayo Clinic, penyakit Parkinson terjadi ketika neuron, atau sel saraf di otak, secara bertahap rusak atau mati.

Baca juga: Simak 7 Cara Mengatasi Tremor yang Sesuai dengan Jenis-Jenisnya, Lansia Wajib Tahu!

Sehingga banyaknya gejala parkinson disebabkan oleh hilangnya neuron yang memproduksi zat pengirim kimia di otak atau biasa disebut dopamin.

Selain itu, ada juga beberapa penyebab lain yang bisa menimbulkan penyakit parkinson ini. Berikut beberapa penyebab dari penyakit parkinson, yang sudah dirangkum oleh tim Indonesia Tren.

1. Faktor gen

Perubahan genetik tertentu, bisa menyebabkan penyakit Parkinson. Namun, hal ini jarang terjadi, kecuali dalam kasus langka yang dimana salah satu anggota keluarga menderita kondisi ini.

Namun, di variasi gen tertentu tampaknya terlihat meningkatkan risiko terkenanya penyakit parkinson, meski risikonya relatif kecil untuk masing-masing tanda genetik.

Baca juga: Tak Hanya Sekedar Bahan Masakan, Labu Siam Punya Manfaat Baik bagi Kesehatan Tubuh

2. Faktor usia

Faktor usia juga bisa menyebabkan penyakit Parkinson, meskipun orang dewasa jarang mengalaminya, dan penyakit ini pertama kali muncul pada usia 60 tahun ke atas.

3. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga bisa menyebabkan penyakit parkinson, walaupun risikonya lebih kecil, karena sebagian orang jarang terpapar racun seperti pestisida dan herbisida, yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit parkinson dikemudian hari.

Selain dari beberapa faktor penyebabnya, parkinson juga memiliki beberapa gejalanya, seperti tangan yang bergetar (tremor), kaku saat bergerak, dan gerakan tubuh yang melambat.

Namun, penyakit parkinson bisa dicegah dengan melakukan pengobatan untuk mengurangi gejala dan membantu pasien menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Baca juga: Bukan Hanya Manis, Ini Manfaat Lebah Madu yang Menyehatkan Jika Anda Sering Konsumsi

Metode penanganannya bisa melakukan dengan pemberian obat-obatan, terapi, dan operasi.

Kendati begitu, belum diketahui secara pasti untuk menghindari penyakit parkinson, tetapi berolahraga, makan makanan sehat, dan melakukan senam otak mencegah kondisi penderita menjadi lebih buruk. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa