Aduh, Jangan Diabaikan! Begini Bahayanya Kalau Kebiasaan Menahan BAB Menurut dr Saddam Ismail

Gres
Jumat, 22 Dec 2023 11:39
    Bagikan  
Aduh, Jangan Diabaikan! Begini Bahayanya Kalau Kebiasaan Menahan BAB Menurut dr Saddam Ismail
Tangkap Layar YouTube/Saddam Ismail

dr Saddam Ismail memberikan nasihat tentang kebiasaan menahan BAB.

INDONESIATREN.COM - Nasihat dari dr Saddam Ismail terkait bahaya kebiasaan menahan Buang Air Besar (BAB) yang kerap dilakukan sebagian orang.

Kebiasaan menahan BAB tentunya tidak baik bagi tubuh, karena dapat membuat otot-otot di rektum merenggang, sehingga beresiko mengalami inkontinensia tinja.

Melalui sebuah video yang diunggah dalam kanal YouTube-nya, dr Saddam Ismail membagikan pengingat terkait kebiasaan menahan BAB.

“Ini sebaiknya jangan ditunda-tunda,” kata sang dokter, dikutip dari kanal YouTube Saddam Ismail, Jumat, 22 Desember 2023.

Baca juga: Catat! dr Saddam Ismail Sebut Beberapa Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari saat Sakit Gigi, Apa Saja?

Menurutnya, alasan seseorang tidak boleh menahan BAB yaitu karena apabila kebiasaan ini dilakukan secara terus menerus akan membuat repot.

BAB akan menjadi susah karena keras. Menurut dr Saddam Ismail, air dalam feses akan diserap terus menerus dan memperhambat gerakan usus.

Selain itu, menahan BAB juga mengakibatkan rawan infeksi pencernaan. Apabila hal ini terjadi maka akan berpotensi terjadinya ambeien.

Lebih parahnya lagi, menahan BAB juga dapat memicu timbulnya radang usus bagi penderitanya.

Baca juga: Jaga Asupan, Ternyata Ini Makanan Penghalus Kulit ala dr Zaidul Akbar

“Nah, jadi sebaiknya yang sering menahan BAB setelah membaca atau menonton video ini, ya jangan lagi (dilakukan kebiasaan tersebut),” ucap dr Saddam.

Adapun jika sedang berada di luar atau perjalanan dan tidak kuat menahan BAB, ahli kesehatan itu menyarankan agar segera mencari toilet.

Oleh karena itu, tidak disarankan bagi seseorang untuk mebiasakan dirinya menahan BAB karena akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”