Catat! Ini 3 Makanan yang Berisiko Menjadi Penyebab Batu Empedu Kata dr Saddam Ismail

Gres
Rabu, 27 Dec 2023 21:12
    Bagikan  
Catat! Ini 3 Makanan yang Berisiko Menjadi Penyebab Batu Empedu Kata dr Saddam Ismail
YouTube/Saddam Ismail

dr. Saddam Ismail beberkan tiga makanan yang dapat menjadi penyebab batu empedu.

INDONESIATREN.COM - Penyakit batu empedu merupakan timbunan cairan pencernaan yang mengeras.

Batu empedu memiliki ukuran dan jumlah yang bervariasi dan dapat menimbulkan gejala penyakit.

Apabila terlalu banyak, kantong empedu akan mengalami kewalahan hingga menyisakan kolesterol yang mengendap menjadi kristal atau batu empedu.

Jika batu empedu sudah terjadi, umumnya penderita akan merasakan kram, gangguan pencernaan, hilang nafus makan, mual, muntah, dan nyeri di perut kanan bagian atas.

Baca juga: Ini Manfaat Rendamkan Kaki dengan Air Garam Kata dr Saddam Ismail

Batu empedu bukan hanya disebabkan oleh kolesterol saja, rupanya bilirubin yang tinggi juga dapat menjadi penyebabnya.

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui apa saja makanan yang berisiko menjadi penyebab terbentuknya batu empedu, seperti dikutip dari kanal YouTub dr Saddam Ismaail.

1. Makanan yang Digoreng

Makanan sehat yang diolah dengan cara tidak sehat akan menjadi penyebab timbulnya batu empedu.

Baca juga: Tahun Depan Masyarakat Bisa Tenang, Tidak Ada Perubahan Tarif Listrik, Ini Kata Kementerian ESDM

Makanan yang digoreng pun secara tidak langsung bisa menjadi penyebab seseorang terkena batu empedu, seperti ayam goreng, kentang goreng, dan yang lainnya.

2. Daging Merah Berlemak

Daging merah di antaranya daging kambing, daging domba, dan daging sapi merupakan jenis makanan yang mengandung lemak jenuh.

Apabila sering mengonsumsi daging memrah dan ditambah dengan daging yang berlemak, dapat membuat kerja empedu menjadi meningkat.

Baca juga: Prabowo Subianto Akui Tak Alergi Oposisi: Tapi Harus yang Cinta Tanah Air

3. Makanan Siap Saji atau Makanan Kemasan

Mengonsumsi makanan siap saji atau makanan kemasan dapat meningkatkan risiko terjadinya batu empedu.

Pasalnya, makanan tersebut dapat berisiko terjadinya obesitas. Ketika berat badan berlebih dan tidak idel, hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya batu empedu. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja