dr Sungadi Santoso Jelaskan Penyakit Biang Keringat dan Cara Mengatasinya

Gres
Kamis, 4 Jan 2024 09:13
    Bagikan  
dr Sungadi Santoso Jelaskan Penyakit Biang Keringat dan Cara Mengatasinya
YouTube/SB30Health

dr Sungadi Santoso menjelaskan cara mengobatasi biang keringat.

INDONESIATREN.COM - dr. Sungadi Santoso menyampaikan tentang cara mengatasi biang keringat atau miliaria kristalina pada penyakit kulit.

Biang keringat umumnya disebabkan keringat yang tidak bisa keluar secara leluasa. Kemungkinan, ada penyumbatan sehingga keringat tersebut tidak bisa keluar dan nantinya akan muncul gelembung-gelembung berisi air.

dr. Sungadi Santoso mengatakan, bahwa penyakit ini biasanya muncul pada bayi, anak-anak dan tidak menutup kemungkinan pada orang dewasa juga.

Dalam penyakit ini bisa juga pada orang yang obesitas yang di mana biang keringat ini akan muncul pada bagian-bagian yang mengalami lipatan.

Baca juga: Dampak Gempa Banten, Rumah Warga Cicantayan Sukabumi Ambruk

"Disiku, kemudian di lipatan perut, di belakang leher," ujardr. Sungadi Santoso dalam kanal YouTube @SB30Health.

dr. Sungadi Santoso juga menjelaskan, tentang lipatan itu akan muncul di bagian-bagian tersebut dan biang keringat ini.

Sehingga dalam penyakit biang keringat ini ada faktor pemicunya, yang bikin keringat buntet ini muncul.

"Ketika sudah muncul sebaiknya anda berada ditempat yang lebih sejuk, kalau ada di rumah ada Ac syukurlah tinggal menyalakan Ac dengan senyaman mungkin," ujar dr. Sung.

Baca juga: Kerap Alami Saraf Kejepit? Ini Tips Sederhana untuk Menobatinya dari dr Saddam Ismail

Kemudian, dalam kanal YouTube, dr. Sungadi Santoso juga menyarankan tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat, demi mencegah biang keringat.

"Atau Ada pakaian-pakaian tertentu yang tidak cocok dengan kulit kita, kalau pakaian tidak cocok buat anda jangan dipaksa dipakai," ujar dr. Sung.

Dengan penyakit ini anda tidak terlalu panik karena penyakit biang keringat ini bisa diatasi dengan cara.

- Memberikan bedak dingin salicyl.

- Melakukan kompres dingin/ kompres sejuk.

Semoga bermanfaat!(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”