Rebusan Jahe, Kunyit, dan Serai Bisa Redakan Masalah Perempuan, Simak Penjelasannya di Sini

Gres
Sabtu, 6 Jan 2024 14:08
    Bagikan  
Rebusan Jahe, Kunyit, dan Serai Bisa Redakan Masalah Perempuan, Simak Penjelasannya di Sini
freepik

Ilustrasi rempah kunyit, jahe, dan serai.

INDONESIATREN.COM - Rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan serai yang banyak ditemukan masyarakat Indonesia, ternyata memiliki manfaat.

Umumnya, rempah-rempah dipakai masyarakat sebagai bahan masakan untuk menambah rasa masakan. Namun, beberapa orang juga menggunakan kunyit, jahe, dan serai sebagai ramuan.

Jahe menjadi obat herbal untuk mengatasi mual dan masalah pencernaan. Sementara kunyit memiliki senyawa kurkumin unutk mengurangi kadar kolestrol dalam darah.

Dilansir Indonesia Tren dari berbagai sumber, berikut empat manfaat air rebusan jahe serai dan kunyit.

Baca juga: Sering Dirasakan, Ternyata Ini 3 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi dari dr Saddam Ismail

1. Lindungi tubuh dari radikal bebas

Air rebusan jahe serai dan kunyit mengandung antioksidan kuat, sehingga mapu menangkal radikal bebas.

Radikal bebas adalah senyawa yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya, seperti seperti penyakit jantung.

2. Mampu kurangi berat badan

Selain itu, jika Anda meminum air rebusan jahe serai dan kunyit secara rutin, bisa membantu untuk mengurangi berat badan.

Baca juga: Kenal Lebih Dekat dengan HP Samsung Galaxy M54 5G, Bawa Kamera 108 MP dan Baterai 6000 mAh, Harga Berapa?

Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya jika kamu mengimbanginya menggunakan pola makan dan aktivitas sehat.

3. Redakan peradangan

Ramuan tersebut juga dapat meredakan peradangan dalam tubuh. Hal itu karena jahe dan serai mempunyai sifat antiinflamasi yang kuat.

4. Redakan nyeri saat menstruasi

Air rebusan jahe serai dan kunyit bisa mengatasi nyeri pada wanita yang sedang menstruasi. Sifat anti inflamasi yang terdapat dalam serai diklaim dapat membuat menstruasi lebih nyaman.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”