Ini Penyebab dan Cara Mengobati Mata Bintitan Menurut dr Saddam Ismail, Bukan Karena Sering Mengintip!

Gres
Minggu, 21 Jan 2024 16:22
    Bagikan  
Ini Penyebab dan Cara Mengobati Mata Bintitan Menurut dr Saddam Ismail, Bukan Karena Sering Mengintip!
Tangkap layar YouTube/Saddam Ismail

Ini penjelasan dari dr Saddam Ismail soal penyebab dan cara mengobati mata bintitan.

INDONESIATREN.COM - Dalam unggahan videonya, dr Saddam Ismail memberikan edukasi terkait penyebab bintitan atau hordeolum.

Sebagaimana umumnya diketahui, bintitan merupakan kondisi yang sering terjadi di Indonesia dan acapkali mengintip seseorang menjadi penyebabnya.

Padahal, bintitan dapat terjadi karena terdapat infeksi pada kelopak mata di bagian atas ataupun bawah.

Menurut dr Saddam ismail, kondisi ini dapat terjadi karena infeksi dari bakteri yang bernama staphylococcus aureus.

Baca juga: Ini Sederet Kebiasaan yang Menyebabkan Sering Mengantuk Menurut dr Saddam Ismail, Apa Saja?

Lebih lanjut, ahli kesehatan itu menuturkan bahwa kondisi ini tidak akan mengganggu penghilatan Anda.

“Ini tidak mengganggu penglihatan hanya mengganggu penampilan saja,” jelasnya, dilansir dari kanal YouTube Saddam Ismail, 21 Januari 2024.

Umumnya, bintitan dapat terjadi disebabkan oleh kebiasaan mengucek mata menggunakan tangan dalam kondisi kotor.

“Misal kebiasaan kita yang tidak mencuci tangan, terus mata kita gatal atau ada keringat kita lap itu tidak boleh,” tegasnya.'

Baca juga: Turun 600 Ribu, Ini Harga Redmi Note 12 Pro 5G Januari 2024, Hp Murah dengan Layar OLED Canggih 120Hz, Minat?

Lebih lanjut, dr Saddam Ismail juga memberikan penjelasan terkait beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan bintitan.

- Menjaga kebersihan mata

- Menghindari penggunaan lensa kontak

- Mengompres air hangat dengan menggunakan handuk bersih

Baca juga: Gampang, Ini Cara Ampuh Memperkuat Sinyal WiFi, Jaringan Auto Ngebut, Push Rank Makin Nyaman!

Nah, itulah penjelasan dari dr Saddam Ismail terkait penyebab dan cara mengatasi bintitan.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”