Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Antisipasi Gunung Meletus

Senin, 4 Dec 2023 20:04
    Bagikan  
Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Antisipasi Gunung Meletus
X/@zakiberkata

Sejarah meletusnya Gunung Marapi di Sumatera Barat dari tahun ke tahun.

INDONESIATREN.COM - Gunung Marapi, Sumatra Barat, meletus pada Minggu, 3 Desember 2023. Berhubung sedang ramai, berikut penyebab gunung meletus.

Dilansir Indonesia Tren dari situs Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjung Balai, secara umum, gunung meletus disebabkan oleh endapan magma.

Gunung meletus terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang mendorongnya keluar, dan mengeluarkan gas bertekanan tinggi.

Cairan magma ialah cairan oijar yang terdapat pada lapisan dalam bumi bersuhu tinggi, yakni lebih dari 1.000 celcius.

Baca juga: Prabowo Subianto Akui Rela Serahkan Nyawanya Demi Kemakmuran dan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

Cairan magma yang keluar dari dalam bumi itu disebut dengan lava. Suhu lava yang keluar panasnya bisa mencapai 700 hingga 1.2000 celcius.

Tidak semua gunung berapi akan sering meletus. Gunung yang sering meletus, disebut juga gunung aktif.

Sementara itu, ada beberapa tanda saat gunung hendak meletus. Berikut tanda-tandanya:

- Mata air menjadi kering

- Tumbuhan yang berada di gunung layu

Baca juga: Dituding Terima Ladislao Camara Gegara Sule, Nathalie Holscher: Kata Siapa?

- Binatang yang disekitar gunung berimigrasi

- Sering mengeluarkan suara gemuruh

- Suhu disekitar gunung menjadi naik

Dampak Letusan Gunung Aktif

1. Gas Vulkanik

Gas yang dikeluarkan oleh gunung berapi saat meletus adalah gas karbon monoksida, karbon dioksida, hidrogen sulfida, sulfur dioksida, dan nitrogen, gas tersebut dapat membahayakan manusia.

2. Lava dan Batu Panas

Lava adalah cairan magma dengan suhu panas tinggi yang mengalir dari dalam bumi ke permukaan melalui kawah.

3. Lahar

Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batu, air, dan material lainya, lahar sangat berbahaya nagi penduduk di lereng gunung berapi.

Baca juga: Pendaki Perempuan Terjebak Erupsi Gunung Marapi, Tubuh Dipenuhi Abu Vulkanik

4. Hujan abu

Hujan abu adalah material yang halus yang menyembur ke udara saat terjadi letusan, saking halusnya abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya. Dan abu ini sangat mengganggu pernapasan.

Seusai tahu tanda-tanda serta dampak letusan gunung, berikut antisipasi yang perlu dilakukan agar tidak terdampak akibatnya:

- Membuat perencanaan penanganan bencana

- Mempersiapkan pengungsian jika diperlukan

- Mempersiapkan kebutuhan dasar

- Jika Terjadi Letusan Gunung Berapi.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa