Belum ke Sukabumi Jika Belum ke Selabintana: Ini Sejarah dan Asal-usul Namanya

Sabtu, 18 Nov 2023 16:03
    Bagikan  
Belum ke Sukabumi Jika Belum ke Selabintana: Ini Sejarah dan Asal-usul Namanya
Dok. Indonesiatren.com

Klinik Citra Insani yang berada di Jalan Selabinta, Sukabumi, Jawa Barat.

INDONESIATREN.COM - Selabintana adalah kawasan wisata yang terletak di kaki Gunung Gede-Pangrango. Berjarak sekitar tujuh kilometer ke arah utara Kota Sukabumi, kawasan berudara sejuk ini merupakan ikon wisata sejak zaman kolonial Belanda.

Pada masa itu, Sukabumi telah dikenal di kalangan pejabat Belanda sebagai kota peristirahatan yang nyaman. Banyak di antara pejabat Belanda ini, adalah pemilik sejumlah lahan perkebunan di wilayah Sukabumi.

Nah, di antara para pejabat itu, tersebutlah nama seorang berkebangsaan Belanda, yakni AAE Lenne. Hidup pada tahun 1853-1916, Lenne adalah orang pertama yang menemukan kawasan Selabintana.

Menilik keadaannya kini yang masih relatif hijau, bisa dipastikan Selabintana saat itu adalah daerah yang masih sangat sepi, lengkap dengan naungan pepohonan rindang dan hutan yang menghijau.

Baca juga: Asal-usul dan Sejarah Kue Mochi Makanan Khas Sukabumi, Benarkah Berasal dari Jepang?

Singkat kata, Lenne kontan jatuh hati atas daerah yang ditemukannya itu.

Bukti kecintaan Lenne itu kemudian diwujudkan dengan membangun hotel, yang diberi nama Hotel Selabintana.

Dibangun pada sekitar tahun 1900-an, hotel itu hingga kini masih menjadi ikon wilayah Selabintana. Bahkan, dari nama hotel itu pula, kini kawasan wisata di Sukabumi itu dikenal dengan nama Selabintana.

Hotel Selabintana tempo dulu.  Tripadvisor

Hotel Selabintana tempo dulu. (Tripadvisor)

Saat ini, di Selabintana juga masih tersimpan puluhan rumah peninggalan masa lalu, yang mayoritas dibangun pada zaman kolonial Belanda.

Baca juga: Buruan Kolektor! Lemari Klasik Abad 17 Era Ratu Victoria Tersimpan Rapi di Klinik Sukabumi Ini

Di antara bangunan-bangunan itu, ada yang terabaikan pemeliharaannya, dan ada pula yang masih sangat terawat. Salah satunya, adalah Klinik Citra Insani milik pakar Traditional Chinese Medicine (TCM), Prof. Mochammad Yusuf, di Jalan Selabintana Nomor 113.

Gedung di mana klinik itu kini berada, menurut Yusuf, adalah rumah yang dibangun pada sekitar tahun 1900-an. Berdiri di atas lahan seluas 3.800 meter persegi.

Bentuk arsitektur rumah itu benar-benar khas bangunan zaman doeloe: memiliki atap tinggi dan banyak jendela, sehingga sirkulasi udara senantiasa mengalir dengan lancar.

“Banyak pasien yang datang ke klinik, mengaku senang dengan bentuk bangunan rumah ini. Mereka jadi seperti bernostalgia ke masa lalu,” kata Yusuf.

Baca juga: Geger! Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Cipelang Sukabumi

Itulah keunggulan Selabintana. Sudah sejuk udaranya, masih banyak pula menyimpan sejarah masa lalunya.(tav)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”