Disinggung Cak Imin dalam Debat Cawapres 2024, Apa Itu Food Estate?

Senin, 22 Jan 2024 13:17
    Bagikan  
Disinggung Cak Imin dalam Debat Cawapres 2024, Apa Itu Food Estate?
Pexels/Todd Trapani

Ilustrasi perkebunan jagung bisa menjadi satu komoditas food estate.

INDONESIATREN.COM - Istilah 'Food Estate' menjadi perbincangan setelah disebut-sebut oleh calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut satu Muhaimin Iskandar sebagai proyek yang gagal dalam debat Cawapres, Minggu, 21 Januari 2024.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Cak Imin dengan program yang gagal dan harus dihentikan lantaran merugikan petani.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Food Estate ini? Berikut kita bahas mengenai Food Estate.

Dikutip Indonesia Tren dari situs resmi dppp.bangkaselatankab.go.id Food Estate meruapakan konsep pengembangan pangan terintegrasi yang mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan di suatu kawasan.

Baca juga: Cak Imin Berjanji Berikan Anggaran Rp5 Miliar Agar Orang Desa Tidak Pergi ke Kota

Sebagai bagian dari Program Strategis Nasional 2020-2024, program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas serta maksimalisasi produksi dalam negeri, termasuk komoditas seperti padi, jagung, kedelai, cabai, daging, gula, jeruk, dan kelapa.

Kawasan Food Estate yang pernah dilakukan yaitu berada di Kalimantan Tengah, khususnya di lahan gambut seluas 167.000 hektar, yang menjadi satu di antara fokus pengembangan.

Teknologi pengelolaan air, perbaikan kualitas air, hortikultura sayur buah-buahan, budidaya ikan, dan perkebunan menjadi komponen utama dalam penggarapan lahan ini.

Terhitungg hingga April 2022, program Food Estate sudah melibatkan sejumlah lokasi, termasuk Kalimantan Tengah, Sumba Tengah di Nusa Tenggara Timur, dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.

Baca juga: Profil Tom Lembong, Sosok yang Namanya Kerap Disebut Gibran di Debat Cawapres

Pengembangan di Kalteng direncanakan hingga 60.000 hektar pada 2024, dengan lokasi perluasan di Kabupaten Kapuas dan Pulau Pisang, memanfaatkan lahan terlantar milik negara.

Kemandirian pangan menjadi tujuan utama dari konsep Food Estate. Pemerintah berupaya mencapainya dengan menciptakan lumbung pangan baru di dalam dan luar Pulau Jawa.

Selain berkontribusi pada produksi nasional, Food Estate juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Pemerintah menegaskan bahwa Food Estate bukan hanya mengoptimalkan produksi, tetapi juga menciptakan kesejahteraan bagi petani.

Respons positif dan kesiapan petani terhadap program ini menjadi kunci keberhasilan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan program ini untuk meningkatkan taraf hidup. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa