1994 Masih Perang Saudara, Negara Afrika Ini Sekarang Jadi Negara Terbersih Di Dunia, Apa Nama Negaranya?

Minggu, 14 Apr 2024 21:00
    Bagikan  
1994 Masih Perang Saudara, Negara Afrika Ini Sekarang Jadi Negara Terbersih Di Dunia, Apa Nama Negaranya?
Tangkap layar YouTube @Scenic Scenes

Afrika disebut sebagai negara terbersih di dunia.

INDONESIATREN.COM - Letaknya hanya beberapa derajat di bawah Garis Khatulistiwa, dan berbatasan negara dengan Uganda, Tanzania, Burundi, serta Republik Kongo. Beribukota di Kigali, serta dihuni tiga etnis utama, yakni Hutu, Tutsi, dan Twa, di negara ini pada 1994, atau 30 tahun silam, pernah terjadi perang saudara yang menewaskan ribuan warganya.

Ya, itulah Rwanda, yang resmi merdeka dari Belgia pada 1 Juli 1962. Memiliki luas wilayah 26.338 km persegi, dengan jumlah penduduk pada 2021 mencapai 12.955.736 jiwa, Rwanda tergolong sebagai salah satu negara dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Afrika, yakni 470 jiwa/km persegi.

Namun, jangan bayangkan bila dengan kepadatan penduduk setinggi itu, Rwanda jadi negara yang kotor dan penuh sampah. Saat ini, Rwanda malah disebut sebagai negara terbersih di dunia. Keajaiban yang terjadi seiring dengan membaiknya ekonomi Rwanda itu, bermula pada tahun 2000 lalu, saat Paul Kagame dilantik menjadi Presiden Republik Rwanda.

Baca juga: Gelar Halal Bihalal di H+4 Lebaran, Wabup Sukabumi Iyos Somantri Minta Maaf

Sebagaimana dikutip dari akun IG@michaelempirebuilder, Minggu, 14 April 2024, Kagame mengawali kepemimpinannya dengan mencanangkan Visi 2020, yakni visi membangun Rwanda selama 20 tahun depan, setelah mengalami peristiwa kelam pada 1994.

Guna menyukseskan visi itu, negara harus bersih dulu dari sampah. Presiden Paul Kagame pun kemudian mewajibkan semua warganegaranya untuk ikut kegiatan bersih-bersih lingkungan pada setiap akhir bulan. Dan semua warganegara Rwanda kompak mematuhinya.

Selanjutnya, ditetapkan larangan penggunaan kantong plastik, memulai kegiatan menanam pohon, penggunaan clean energy, dan menerapkan green economy. Hasilnya sungguh menakjubkan. Rwanda jadi negara yang bersih banget. Warganya juga jadi terbiasa untuk tidak “nyampah” sembarangan. Saat ini, di seluruh sudut Rwanda, praktis tidak lagi ditemukan sampah di tepi jalan.

Baca juga: Iran Serang Israel, Warganet Ramai-ramai Singgung Perang Dunia III

Udaranya pun segar, sungai-sungainya juga bersih. Sedemikian bersihnya, sehingga semua warga Rwanda bisa dengan tenang makan di tepian got di pinggir jalan.

Nah, menilik keberhasilan Rwanda itu, bagaimana dengan Indonesia? Tak ada yang tidak mungkin, bila pemerintah dan seluruh warga di negara ini kompak bersatu seperti di Rwanda.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”