Waspadai Cuaca Esktrem Saat Periode Nataru, BMKG Sebut Ada Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi

Nusantara
Rabu, 20 Dec 2023 13:44
    Bagikan  
Waspadai Cuaca Esktrem Saat Periode Nataru, BMKG Sebut Ada Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi
Pixabay

Ilustrasi hujan disertai angin kencang yang diperkirakan akan terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru.

INDONESIATREN.COM - Masyarakat di Indonesia diimbau untuk mewaspadai ancaman cuaca ekstrem yang akan terjadi selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, potensi ancaman cuaca ekstrem tersebut berpotensi terjadi.

Hal itu, kata dia, dikarenakan wilayah Indonesia diapit oleh dua benua dan dua samudera.

Menurut Dwikorita, cuaca ekstrem tersebut oatut diwaspadai di wilayah Indonesia bagian selatan. Termasuk pulau Jawa dan Sumatera bagian selatan.

Baca juga: Dinonaktifkan Sebagai Ketua BEM UI, Melki Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: Ini Fitnah yang Terstruktur!

"Waspadai untuk wilayah Indonesia selatan. Jawa dan Sumatera bagian selatan," kata dia dalam siaran pers yang diterima Indonesia Tren, Rabu, 20 Desember 2023.

Dikatakan Dwikorita, kewaspadaan masyarakat ini penting dilakukan setidaknya hingga seusai Natal dan Tahun Baru.

"Potensinya yaitu hujan lebat disertai angin kencang," tuturnya.

Selain Indonesia bagian selatan, ancaman cuaca ekstrem ini juga perlu diwaspadai di bagian utara, khususnya daerah yang berbatasan langsung dengan khatulistiwa.

Baca juga: Rocky Gerung Beberkan Alasan Gibran Lebih Unggul Debat dari Mahfud MD

Menurutnya, selain cuaca esktrem, di rentang periode tersebut juga terdapat potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia, Pasifik, dan Selat Sunda.

Dikarenakan selamat musim liburan Nataru akan banyaknya orang yang melakukan mobilitas menggunakan moda transportasi laut, ia meminta perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, nelayan, hingga masyarakat untuk terus mewaspadai potensi kecelakaan laut.

"Silakan akses infotmasi cuaca selama 24 jam melalui aplikasi @infobmkg. Di situ juga terdapat informasi gempa bumi dan lainnya," kata dia.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”