Habiskan Anggaran Rp4,4 Miliar, Menu Cegah Stunting di Depok Hanya Nasi Kuah Sop dan Tahu Rebus

Nusantara
Kamis, 16 Nov 2023 17:32
    Bagikan  
Habiskan Anggaran Rp4,4 Miliar, Menu Cegah Stunting di Depok Hanya Nasi Kuah Sop dan Tahu Rebus
Instagram @depok24jam

Viral menu pencegahan stunting di Kota Depok cuma nasi dan kuah sop, anggaran dana dipertanyakan

INDONESIATREN.COM - Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok di Kecamatan Tapos viral dan menuai kritik dari masyarakat.

Hal ini disebabkan karena menu pencegah stunting yang disajikan dengan anggaran Rp18.000 per paket hanya berupa nasi, kuah sop, hingga tahu rebus.

Potret menu makanan pencegah stunting tersebut diunggah oleh akun depok24jam.

Terlihat makanan disajikan dalam sebuah toples bening dengan tutup warna-warni yang diberi stiker Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono beserta dengan tulisan "Bocah Depok Kudu Sehat, Prestasi hebat, Stunting Minggat".

Baca juga: Mengenal Stunting, Gejala Hingga Cara Pencegahannya, Apakah Minum Susu dan Makan Telur Saja Cukup?

Menanggapi hal tersebut, Dinkes Kota Depok mengakui adanya kekeliruan dalam program PMT di Kecamatan Tapos.

Menurut Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati, kekeliruan terjadi karena kader posyandu yang mendistribusikan makanan tambahan tidak tersosialisasi dengan baik.

"Di Kecamatan Tapos terjadi ketidaksesuaian menu dan ada arahan yang belum sesuai," kata Mary kepada awak media pada Rabu, 15 November 2023.

Baca juga: Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Pasuruan Jawa Timur, Penyebab Masih Diselidiki

"Karena di kecamatan lain sih benar menunya, berjalan baik. Di kecamatan lain kan kudapan, eh di Tapos kok nasi, gitu ya," imbuh Mary.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok Ikravany Hilman turut mempertanyakan kandungan gizi dari menu yang disajikan, mengingat PMT seharusnya bertujuan untuk menurunkan tingkat stunting di kota Depok.

Sehingga menu yang seharusnya diberikan adalah makanan yang bergizi, seperti telur, ikan, atau daging.

Baca juga: Kemenag Usulkan Kenaikan Biaya Haji 2024, Ketua DPD RI: Perbaiki Dulu Pelayanan kepada Jemaah

"Sangat tidak layak, enggak ngerti apa pertimbangannya. Ini seolah-olah ingin menggugurkan kewajiban saja, padahal anggarannya itu hampir Rp 4,4 miliar," kata Ikra.

Dinkes Kota Depok akhirnya mengevaluasi program PMT di Tapos sehingga menu PMT di hari berikutnya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan Dinkes Depok.

"Jadi ini menjadi evaluasi kami. Kita dengan kejadian ini melakukan evaluasi secara intens. Alhamdulillah di hari kedua Kecamatan Tapos sudah memperbaiki menu, menunya sudah berupa kudapan sesuai ketentuan," kata Mary.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”
Sidang Gugatan Ahli Waris Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar: Penyerahan Data Tergugat yang Sudah Meninggal