Anies Baswedan Singgung Food Estate dan Alutsista Bekas di Debat Capres 2024: Merusak Lingkungan

Nusantara
Minggu, 7 Jan 2024 20:22
    Bagikan  
Anies Baswedan Singgung Food Estate dan Alutsista Bekas di Debat Capres 2024: Merusak Lingkungan
YouTube/KPU RI

Anies Baswedan singgung food estate dan alutsista bekas.

INDONESIATREN.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung program rivalnya, Prabowo Subianto dalam debat capres ketiga di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu, 7 Januari 2024.

Anies menilai pertahanan bukan hanya dari kekuatan militeristik saja. Berkaca dari kasus Covid-19 yang menyerang dunia hingga menewaskan 160 ribu orang meninggal dunia.

Tak hanya itu saja, penyerangan juga terjadi dalam sistem siber yakni komputer jaringan dan telepon gengganm yang terhitung sudah sebanyak 180 juta serang siber.

Kemudian ada juga kasus perdagangan perempuan dan anak di Indonesia serta perdagangan narkoba yang mencapai angka hingga 4,8 juta orang.

Baca juga: Ringankan Beban Korban Gempa Sumedang, PT KAI Gulirkan Agenda Ini

Anies juga menyinngu soal kasus pencurian pasir dan ikan.

"Dan itu pedih sekali," ujar Anies.

Anies menilai Indonesia kebobolan karena banyaknya kasus pertahanan dan keamanan.

Anies mengungkapkan anggaran yang diberikan kepada Kementrian Pertahanan sebanyak Rp700 triliun tidak dapat menjaga kedaulatan negara.

Baca juga: Debat Capres 2024: Ganjar Pranowo Bakal Lapisi Pertahanan untuk Antisipasi Dampak Perang China-AS

"Dan Rp700 triliun anggaran Kementrian Pertahanan tidak bisa mempertahankan, justru untuk membeli alutsista bekas," katanya.

"Food estate singkoin yang menguntungkan kroni, merusak lingkungan, dan tidak menghasilkan," sambungnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”