Polisi Tahan Ghisca Debora Tersangka Kasus Penipuan Tiket Coldplay yang Mencapai Rp5,1 Miliar

Nusantara
Senin, 20 Nov 2023 20:46
    Bagikan  
Polisi Tahan Ghisca Debora Tersangka Kasus Penipuan Tiket Coldplay yang Mencapai Rp5,1 Miliar
instagram @jakarta.viral

Ghisca Debora kini jadi tersangka penipuan tiket konser Coldplay

INDONESIATREN.COM - Kasus yang sedang ramai di sosial media terkait penipuan tiket konser Coldplay yang mencapai Rp5,1 miliar, gadis bernama Ghisca Debora kini menjadi tersangka.

Diketahui juga bahwa Ghisca Debora yang masih berumur 19 tahun, dan ia baru lulus dari bangku sekolah SMA.

Akhirnya pada Jumat 17 November 2023, Ghisca Debora, ditangkap dan diintrogasi Sat Reskrim Polres Metro Jaya, Jakarta pusat.

Kompol Chandra Mata Rohansyah megatakan, bahwa ada lima reseller yang membeli ke satu orang yang sama diperkirakan ada lebih 400 korban.

Baca juga: Diduga Jadi Joki Tes CPNS Kejaksaan di Lampung, Mahasiswa ITB Terancam Diberhentikan

Kapolres Metro Jaya Jakarta Pusat resmi menetapkan bahwa gadis 19 tahun itu telah resmi  sebagai tersangka usai ia diduga telah melakukan penipuan tiket konser Coldplay.

Menurut kapolres, Ghisca Debora sering menjadi reseller tiket konser internasional sejak tahun 2020.

Namun untuk tiket konser di Jakarta, Ghisca debora tidak bisa menyediakan tiketnya pada pembeli.

Tak sedikit warganet pun yang geram kepada gadis 19 tahun itu.

Baca juga: Merasa Kantuk Saat Beraktivitas di Siang Hari? Berikut 5 Tips Agar Terhindar dan Penelasannya

"gw yang 8 tahun kerja mati matian aja ga bisa kekumpul 15m" Ketik akun @saharana

"Masih 19 tahun udah barbar gini! Aq yg wkt makan soto nambah kerupuk, pas dikasir lupa di input, udh dijln plg baru ingt,, auto muter balik loh bilang ke orgnya mas tadi nambh kerupuk 1," ketik akun @mrchachaa

"Yg penting duitnya dikembaliin,kasian yg udh dibela"in nabung..klo cm dipenjara 4 th duit ga kembali ya enak dong keluar penjara msh kaya raya," ketik akun @amarissaputri. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”
Sidang Gugatan Ahli Waris Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar: Penyerahan Data Tergugat yang Sudah Meninggal