Seorang Dokter Sekaligus Hipnoterapi Beberkan Bahaya Dengarkan Lagu Galau, Netizen: Tapi Enakeun

Selasa, 26 Dec 2023 16:28
    Bagikan  
Seorang Dokter Sekaligus Hipnoterapi Beberkan Bahaya Dengarkan Lagu Galau, Netizen: Tapi Enakeun
Tangkap layar TikTok/@dr.nabilaaa

Seorang TikToker yang diduga dokter dan hypnotherapy membeberkan bahaya mendengar lagu galau.

INDONESIATREN.COM - Viral di media sosial, seorang TikToker yang diduga dokter dan hipnoterapi memberi informasi mengenai bahaya mendengar lagu sedih atau galau.

Melansir dari akun TikTok @dr.nabilaaa, dalam video yang diposting pada Minggu, 24 Desember 2023 ia menjelaskan bahaya mendengarkan lagu galau di keterangan videonya.

"Bestie, mulai sekarang hindari lagu galau, jangan dengerin lagu galau diputar berkali-kali sampai dihayati karena bisa berdampak atau terjadi di kehidupan nyata," ucap dr Nabila di keterangan video TikToknya.

Menurut ahli medis yang menjelaskan di sebuah tempat medis dengan menggunakan baju merah dan masker, sugesti yang paling sederhana yakni dengan mendengarkan lagu dan menunggu di kejadian hidup menjadi nyata.

Baca juga: Ini Tempat Wisata di Sukabumi yang Tak Kalah Instagrammable dari Bandung, Cocok untuk Liburan Nataru 2024

"Sugesti yang paling sederhana lewat lagu, tinggal tunggu kejadian di kehidupan nyata. Perhatikan artis-artis yang bawain lagu galau, terjadi di kehidupan mereka (ga nyebutin merk)," ujar ahli medis itu.

Kemudian, ia menyarankan bahwa mulai saat ini harus pilih-pilih lagu yang bernuansa gembira atau bahagia, supaya hidup terasa berwarna.

"Mulai sekarang seleksi pilih lagu yang happy/bahagia biar hidupmu berwarna terus. Denger lagu galau boleh tapi lagu luar yang enggak tahu artinya," katanya

Selain itu, dr Nabila juga menjelaskan di keterangan postingannya bahwa hal ini bukan sekedar lagu, tapi bisa berdampak negatif kesehatan mental.

Baca juga: Viral, Emak-Emak Asyik Piknik di Tangcity Mall Kota Tangerang, Netizen: Berasa di Kampung

"Ini bukan sekedar lagu tapi bedampak sampai kesehatan mental," ujar keterangan dr Nabila di postingannya.

Atas asumsi dari dr Nabila yang merupakan seorang dokter dan hypnotherapy, banyak komentar netizen yang setuju dengan asumsinya.

"Ortu gua bukan dokterr hipnoterapy tpi dri kecil dri sd dia udh bilangin gua jangn sering" dengerin lagu galau karna semua penyanyi lagu yg ciptain lagu galau itu 90% lagu mereka terjadi pada mereka sendiri .satu lagi kalo sering ngerasa galau karna cinta maka selama vibes itu msih di otak maka kesialan dri lagu itu pelahan akan terjadi dikehidupan nyata .mau percaya gak pecaya trserah kalian .yg jelas dri pengalaman gua begitu," tulis akun @sesatboy.

"RILLLL BGTT KATA PAPA AKU JUGA GINI DIA HYPNOTHERAPY JUGA DAN SANGAT TIDAK MENYARANKAN DENGER LAGU GALAU SOALNYA ITU TUH NANTI BISA AJA KEJADIAN," ketik akun @aylueo.

Baca juga: Awas! Ini Sederet Makanan yang Bisa Sebabkan Asam Urat Menurut dr Saddam Ismail, Jangan Asal Makan

Namun, di sisi lain ada juga netizen yang tidak setuju dengan asumsi dokter tersebut dan justru sebaliknya menurut dia.

"Tim yang denger lagu galau malah happy, suka dengerin lagu galau bukan berarti lagi galau ya," ulas akun @ayuaan0. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa