Heboh! Pedagang Buah di Pasar Kramat Jati Jaktim Tewas, Dugaan Terkena Air Keras dan Bacok Sajam

Senin, 8 Jan 2024 23:59
    Bagikan  
Heboh! Pedagang Buah di Pasar Kramat Jati Jaktim Tewas, Dugaan Terkena Air Keras dan Bacok Sajam
Instagram/@anwarmble

Detik-detik pedagang semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim) tewas disiram air keras dan dibacok oleh seseorang.

INDONESIATREN.COM - Beredar sebuah rekaman kamera pengawas atau CCTV, memperlihatkan pembacokan pedagang semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim).

Dilansir Indonesia Tren dari unggahan akun Instagram @update_infojakarta, peristiwa terjadi pada Senin, 8 Januari 2024 sekitar pukul 01.00 WIB.

Rekaman itu menunjukan, pedagang semangka sedang melayani pelanggan. Pedagang diserang oleh terduga pelaku yang mengenakan jaket, kupluk abu-abu, topi hitam, dan penutup wajah.

Penjual buah tampak disiram terduga pelaku. Efek siraman air keras itu mengeluarkan kepulan asap, sehingga tampak melukai pedagang.

Baca juga: Hp Realme C67 Sudah Tersedia di Seluruh Indonesia, Hp Entry Level, Performa Naik Level!

Setelah disiram, terduga pelaku menganiaya pedagang semangka menggunakan tangan kosong, hingga dibacok senjata tajam (sajam) empat kali.

Akibatnya, penjual buah ini terduduk lemas sambil menahan rasa sakit. Namun, pada rekaman CCTV itu tampak tidak ada satupun yang menolongnya.

Menurut keterangan pengunggah video, korban serangan bernama Sutomo. Ia kabarnya tewas setelah diserang oleh terduga pelaku.

"Korban bernama Sutomo, tewas akibat luka berat usai mengalami kekerasan dengan senjata tajam jenis celurit pada sejumlah bagian tubuh hingga pendarahan," tulis keterangan akun pengunggah video.

Baca juga: Pemkot Bandung Siapkan Dua Kantong Parkir bagi Pengunjung Monju Jabar

Selain itu, menurut keterangannya terduga pelaku menyiram cairan berisi air keras yang mengakibatkan korban merasa kesakitan sangat parah.

"Dugaan cairan itu berisi air keras karena saat kejadian korban seketika kesakitan, dan sejumlah kulit semangka yang berada di sekitar kios tampak melepuh terkena cipratan," lanjut keterangannya.

Sebelumnya, korban juga sempat ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Jaktim. Sayang, nyawanya tidak terselamatkan, karena korban kehabisan darah seusai memperoleh luka bacok.

Dugaan kuat motif dari peristiwa ini karena pemicu masalah cemburu. Polisi masih mendalami masalah tersebut.

Baca juga: Keren Banget! Dell Pamer Laptop XPS Terbarunya yang Dilengkapi Inter Core Ultra dan Fitur AI

Sementara jenazah korban sudah beralih dari RS Harapan Bunda ke RS Polri untuk menjalani proses otopsi.

Atas peristiwa kekerasan ini, tak luput dari beberapa penggalan komentar warganet yang geram kepada terduga pelaku kekerasan.

"Hukum mati pelakunya !! , ... Pembunuhan berencana niat banget.. Bawa iar keras dan niat bawa senjata tajam. Semoga Almarhum di Terima amal ibadahnya dan di ampuni segala dosa dan kesalahannya.. Aamiin," ujar akun @adin_gram.

"Ya Allah itu jahat bgt senoga segera ketangkep dan dpt hukuman seberat2nya!!!," ulas akun @melyramadhani.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa