Basarnas Bandung Sebut Pantai Santolo hingga Pangandaran Rawan Bencana Hidrometeorologi

Teritori
Senin, 18 Dec 2023 20:50
    Bagikan  
Basarnas Bandung Sebut Pantai Santolo hingga Pangandaran Rawan Bencana Hidrometeorologi
Unsplash

Ilustrasi hujan deras. Basarnas Bandung menyebut Pantai Santolo hingga Pangandaran rawan bencana hidrometrologi.

INDONESIATREN.COM - Basarnas mulai menyiagakan personel untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi terutama di kawasan objek wisata, pelabuhan, serta ruas jalan raya.

Kepala Basarnas Bandung, Hery Mirasantika mengatakan, siaga SAR berlangsung selama 21 hari, dimulai pada hari ini 18 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama operasi pengamanan akhir tahun dalam momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

"Dalam rangka meningkatkan pengamanan dan kesiapsiagaan pada Natal 2023 dan tahun baru 2024, Basarnas Bandung melaksanakan Siaga SAR khusus Natal dan tahun baru 2024," kata Hery melalui keterangan resmi, Senin 18 Desember 2023.

Baca juga: Siaga SAR Khusus Jadi Cara Basarnas Kondusifkan Nataru 2023-2024

Basarnas Bandung menyiagakan 94 petugas SAR akan disebar di sejumlah titik yang dinilai rawan khususnya di simpul kepadatan lalu lintas dan keramaian wisatawan.

Dia menyebut titik yang dinilai rawan terutama di Jawa wisata seperti Pantai Santolo Kabupaten Garut hingga Pantai Pangandaran.

"Tol Jakarta-Cikampek KM 57, Tol Cipali KM 102, Tol Cipali KM 166 dan KM 164, Kapal Negara (KN) SAR 206 Bandung di Pelabuhan Cirebon, Lingkar Gentong Tasikmalaya, Mobile Nagreg, Pantai Pangandaran, Pantai Santolo Garut dan Waduk Cirata," ujarnya.

Hery memprediksi banyak masyarakat yang akan berlibur terutama di momen malam pergantian tahun. Didasari hal tersebut, Tim SAR mesti bersiaga karena Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan dan gelombang tinggi berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Basarnas Bandung Siaga SAR Khusus Nataru, Selama 21 Hari Puluhan Personel Fokus di Titik Rawan Ini

"BMKG memperkirakan akan terdapat curah hujan dan gelombang tinggi di beberapa wilayah yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang di Jabar," tuturnya.

Oleh karena itu, Tim SAR diharapkan untuk selalu melaksanakan patroli hingga memantau kondisi lokasi wisata. Kemudian, memastikan kesiapan alur maupun peralatan pendukung dan senantiasa menjaga profesionalisme serta sinergitas yang baik.

"Waspadai titik simpul kemacetan, melaksanakan patroli dan pemantauan di lokasi pariwisata, meng-update informasi cuaca, waspadai daerah rawan,' ucapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja