Harga Cabai di Sukabumi Masih Tinggi, Pedagang Sebut Pasokan Terganggu Akibat Gagal Panen

Kamis, 7 Dec 2023 19:50
    Bagikan  
Harga Cabai di Sukabumi Masih Tinggi, Pedagang Sebut Pasokan Terganggu Akibat Gagal Panen
Indonesiatren.com/Hendi Suhendi

Sejumlah pedagang di Pasar Cibadak Kabupaten Sukabumi mengaku kebingungan menjual cabai yang harganya terus naik. Tercatat sudah lebih dari sepekan terakhir harga cabai menembus angka Rp100.000 per kilogram.

INDONESIATREN.COM - Sejumlah pedagang di Pasar Cibadak Kabupaten Sukabumi mengaku kebingungan menjual cabai yang harganya terus naik. Tercatat sudah lebih dari sepekan terakhir harga cabai menembus angka Rp100.000 per kilogram.

Para pedagang menyebut faktor cuaca menjadi salah satu penyebab komoditas cabai gagal panen hingga berpengaruh pada pasokan dan harga.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Cibadak, Asep mengaku kebingungan menjual ke pelanggannya karena harga cabai yang naik tak terkendali.

Baca juga: Perkokoh Ketahanan Pangan, Bapanas Ingin Stok CBP Sebanyak Ini

Dari semula hanya di kisaran Rp40.000-50.000 per kilogram, kini naik hingga di kisaran Rp100.000 per kilogram. Asep memperkirakan kenaikan harga cabai teresbut karena pasokan yang terganggu akibat musim penghujan.

"Penyebabnya kurang tahu. Soalnya mingu-minggu ini tiba-tiba harganya mahal. Bisa jadi akibat gagal panen. Kan kalau musim hujan itu si tumbuhan busuk. Karena itu mungkin harganya jadi mahal," kata Asep saat diwawancarai, Kamis, 7 Desember 2023.

Sebelumnya, kata Asep, stok banyak dan harga terkendali. Sekarang, harga mahal stok sedikit. Sementara modal semakin tinggi, keuntungan makin sedikit.

"Jualan sekarang cuma kuat 3-4 kilogram. Itu juga susah lakunya. Pembeli juga tidak beli banyak. Semoga harga kembali stabil," ungkap Asep.

Baca juga: Bulog Garansi Stok Beras Berlimpah, Volumenya Bisa Cukupi Kebutuhan

Pedagang Pasar Cibadak lainnya, Ajo S juga mengaku mendapat informasi bahwa beberapa petani cabai mengalami gagal panen, sehingga berdampak pada terganggunya pasokan di pasaran dan harga yang tak terkendali.

"Sebelum harganya mahal seperti sekarang stok agak banyak. Sekarang stok sedikit. Cabai merah besar, cabai keriting, cabai TW, sama mahalnya semua," ungkap Ajo.

Salah seorang pembeli asal Cibadak, Erni (32) mengaku kaget setelah mengetahui harga cabai yang tiba-tiba naik drastis.

"Kalau kemarin itu pas harganya masih murah beli lima kilogram. Sekarang cuma bisa beli dua kilogram saja. Saya beli di pasar buat dijual kembali di warung di rumah. Cara mengakalinya ya beli per biji saja. Pinginnya harga kembali turun lagi," ucap Erni.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa