Terciduk Beraktivitas Pinjol Ilegal, OJK Segera Jegal Puluhan Rekening

Sabtu, 30 Dec 2023 18:38
    Bagikan  
Terciduk Beraktivitas Pinjol Ilegal, OJK Segera Jegal Puluhan Rekening
Youtube

Satgas PASTI temukan 38 rekening yang terindikasi turut beraktivitas pinjol ilegal.

INDONESIATREN.COM - Genderang perang terhadap aktivitas Financial Technology (Fintech) Peer to Peer (P2P) Lending alias pinjaman online (pinjol) ilegal terus digelorakan pemerintah.

Terbukti, melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI), pemerintah melakukan berbagai cara untuk membasmi aktivitas keuangan ilegal tersebut. Di antaranya, memblokir rekening-rekening perbankan yang berkaitan dengan segala aktivitas pinjol ilegal.

Informasi terbaru, dalam keterangan resminya, selama November 2023, Satgas PASTI menemukan 38 nomor rekening perbankan yang terindikasi berkaitan dengan kegiatan pinjol ilegal.

Satgas PASTI langsung menindaklanjuti penemuan itu. Caranya, melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar segera memblokir ke-38 rekening tersebut.

Baca juga: Jadi Beban Negara dan Tidak Produktif, Pemerintah Suntik Mati Tujuh BUMN Ini, Belasan Lainnya Kolaps

Selain penemuan 38 rekening itu, pada November 2023, Satgas PASTI pun memblokir 337 entitas pinjol ilegal pada sejumlah website dan aplikasi.

Tidak itu saja, sebanyak 288 konten pinjaman pribadi pun ditemukan Satgas PASTI, yang tidak tertutup kemungkinan, melanggar regulasi tentang data pribadi, pada November 2023.

Termasuk, adanya temuan 22 entitas yang mempromosikan atau menawarkan program investasi ilegal.

Secara kumulatif, selama periode 2017-2023, Satgas PASTI menyetop aktivitas 8.149 perusahaan keuangan ilegal. Yang terbanyak adalah pinjol abal-abal, yakni 6.680 entitas.

Baca juga: Gara-gara Modalnya Cekak, Puluhan Pinjol Gulung Tikar, Izinnya Dicabut OJK

Kemudian, sebanyak 1.218 entitas merupakan investasi ilegal. Lalu, sebanyak 251 entitas lainnya adalah gadai abal-abal. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”