Sulit Turunkan Berat Badan? 5 Kebiasaan yang Menyebabkan Gagalnya Program Diet dari dr Saddam Ismail

Gres
Jumat, 22 Dec 2023 10:00
    Bagikan  
Sulit Turunkan Berat Badan? 5 Kebiasaan yang Menyebabkan Gagalnya Program Diet dari dr Saddam Ismail
Tangkap Layar YouTube/Saddam Ismail

dr Saddam Ismail menjelaskan kebiasaan menyebabkan sulit menurunkan berat badan.

INDONESIATREN.COMAda beberapa faktor yang menyebabkan berat badan sulit turun padahal sudah melakukan diet dan olahraga secara rutin.

Sudah melakukan diet dengan berbagai macam cara tetapi berat badan tak kunjung turun memang menimbulkan stres.

Untuk yang sedang menjalani program diet memang diperlukan untuk melewati proses yang panjang selain menjaga makanan dan olahraga, aktivitas sehari-hari juga perlu diperhatikan.

dr Saddam Ismail membagikan beberapa kegiatan yang tidak disadari bisa menyebabkan berat badan yang sulit turun meski sudah melakukan diet.

Baca juga: Tangkis Penyebaran Covid-19, Dinkes Jabar Distribusikan Puluhan Ribu Dosis Vaksin

Hal ini ia sampaikan melalui kanal YouTube pribadinya yakni Saddam Ismail yang membahas 5 kegiatan menjadi faktor penyebab berat badan sulit turun.

1. Kurang aktivitas

Saat mengonsumsi makanan yang merupakan sumber energi untuk tubuh itu digunakan untuk membantu menjalankan fungsinya secara normal.

“Jika kegiatan sobat hanya duduk di rumah, rebahan, bagaimana energi yang dimakan tadi terpakai,” ucap dr Saddam Ismail.

Hal ini menyebabkan tubuh akan sedikit untuk membakar lemak dan kemudian metabolisme secara otomatis akan semakin lambat, kemampuan tubuh untuk menyimpan lemak semakin meningkat.

Baca juga: Kembaran Duku, Ini Dia 6 Manfaat Buah Menteng

2. Asupan kalori sedikit

Harapannya dari yang menjalani program diet makan sedikit dan menahan lapar akan cepat menurunkan berat badan.

Faktanya, hal tersebut tidak benar karena hanya akan membuat tubuh metabolismenya berjalan menjadi lambat dan pembakaran lemak menjadi menurun.

“Tubuh akan menganggap tubuh sedang kelaparan, sehingga tubuh secara otomatis memperlambat pembakaran kalori tubuh,” katanya.

3. Melewatkan sarapan

Baca juga: Tips dan Trik Menjaga Kesehatan Ginjal Sesuai Anjuran dr Saddam Ismail: Intinya Seperti Ini...

Mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia bahwa dengan tidak sarapan akan membuat berat badan cepat turun. 

Faktanya hal ini tidak dibenarkan, tubuh tetap butuh sarapan karena sumber energi saat tidur malam hari tidak ada asupan yang masuk ke tubuh.

Hal ini akan menimbulkan rasa lapar yang berlebih saat di siang hari dan kemungkinan akan makan lebih banyak lagi.

4. Kurang minum

Tak sedikit orang yang minum air putih hanya saat makan dan haus saja. Padahal tubuh sangat memerlukan cairan untuk menjaga fungsi tubuh secara optimal.

Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Dipercaya Bisa Atasi Penyakit Lambung dan Pencernaan, Begini Cara Buat ala dr Zaidul Akbar

“Menurut penelitian, minum 2 gelas sebelum makan bisa menurunkan berat badannya sekitar 3 kg,” kata dr Saddam Ismail.

5. Kurang tidur

Tubuh yang sangat butuh tidur untuk menjaga kesehatan dan agar tidak mudah lelah. Kurang tidur menyebabkan meningkatnya nafsu makan meskipun sudah makan banyak, tetapi saat kurang tidur perut akan terasa selalu lapar.

Demikian 5 kebiasaan yang tanpa disadari menyebabkan sulit turun berat badan dari dr Saddam Ismail. Semoga bermanfaat.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”