Masih Konsumsi Obat Kimia? Ini Cara Mengobati Hipertensi Secara Alami ala dr Zaidul Akbar

Gres
Kamis, 4 Jan 2024 23:26
    Bagikan  
Masih Konsumsi Obat Kimia? Ini Cara Mengobati Hipertensi Secara Alami ala dr Zaidul Akbar
Pixabay/Antonio_Corigliano

Ilustrasi alat untuk mengontrol tekanan darah tinggi.

INDONESIATREN.COM - Darah tinggi atau hipertensi banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Kebanyakan penderitanya harus mengonsumsi obat kimia untuk meredakan darah tinggi. Namun ada cara alami untuk meredakan darah tinggi menurut dr Zaidul Akbar.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan setidaknya 1 dari 3 orang di Indonesia mengidap hipertensi atau jika dihitung sekitar 70 juta penduduk Indonesia.

Penyakit hipertensi bisa dibilang silent killer sebuah penyakit yang mematikan yang dapat menyebabkan risiko penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal.

Namun, menurut dr Zaidul Akbar untuk mengobati orang yang mengalami darah tinggi memiliki dua sudut pandang perspektif kedokteran barat dan pengobatan dengan nilai-nilai Islam.

Baca juga: 5 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Konsumsi Obat, Tidak Percaya? Simak Penjelasannya Dibawah Ini

Pasalnya, menurut dr Zaidul penderita hipertensi ini tidak selalu mengonsumsi obat seumur hidup. Ia merujuk pada keyakinan bahwa penyembuhan datang dari izin Allah.

"Janji allah dan rasul tentang penyakit, bahwa setiap penyakit ada obatnya,"

Sebagai alternatif terhadap penggunaan obat seumur hidup, dr. Zaidul Akbar mengusulkan pendekatan pembersih diri secara dalam. Satu diantaranya adalah dengan menjalani puasa, yang tidak hanya membersihkan pola makan tetapi juga membersihkan hati.

Ia menekankan bahwa membentuk kebiasaan baru untuk memerlukan waktu sekitar 90 hari, yang dimana pada waktu tersebut merupakan waktu yang ideal untuk melihat perubahan positif dalam kesehatan seseorang.

Baca juga: Sadari Sejak Dini! 3 Gejala Jika Alami Gula Darah Tinggi, Penjelasan dr Saddam Ismail

Dengan menjauhkan diri dari makanan dan minuman yang tidak sehat selama 90 hari dapat mengubah kebiasaan lebih selektif dan memiliki kepedulian terhadap kontrol lebih baik terhadap pola makan.

Penggunaan obat herbal sebagai pengobatan alternatif menjadi hal yang disorot dr Zaidul. Ia menyebut beberapa contoh herbal yang dipercaya untuk mengobati hipertensi seperti air kelapa, seledri, daun salam, dan jahe.

"Herbal yang kita bisa konsumsi banyak itu buat darah tinggi, mulai dari air kelapa, seledri yang dibuat jus, daun salam juga bisa sama jahe," ungkap dr Zaidul Akbar.

Meskipun demikian, dr Zaidul Akbar memberikan catatan penting bahwa respons terhadap penggunaan herbal dapat bervariasi antar individu, dan bahwa konsultasi dengan profesional kesehatan tetap diperlukan.

Maka dari itu penting untuk mengenal diri sendiri dan memahami bagaimana tubuh seseorang merespons berbagai jenis pengobatan, baik itu obat kimia maupun herbal.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa