Viral! Penumpang Kereta Api Lokal Keluhkan Suara Berisik dan Gaduh di Dalam Gerbong, Netizen: Ya Maklum

Kamis, 21 Dec 2023 08:59
    Bagikan  
Viral! Penumpang Kereta Api Lokal Keluhkan Suara Berisik dan Gaduh di Dalam Gerbong, Netizen: Ya Maklum
Tangkap layar Instagram @memomedsos_official

Penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) Lokal, merasa terganggu dan geram dengan penumpang lainnya di dalam gerbong.

INDONESIATREN.COMViral di media sosial, seorang penumpang di kereta api lokal mengeluh karena penumpang lain yang dianggap berisik dan bikin gaduh di dalam gerbong yang mereka tumpangi.

Melansir dari video yang di unggah akun Instagram @memomedsos_official pada 20 Desember 2023, diduga seorang penumpang pria yang merekam suasana dalam gerbong Kereta Api Indonesia (KAI) lokal.

"Viral Pria Ngeluh Saat Naik Kereta Karena Penumpang Lain Berisik," keterangan dari akun Instagram @memomedsos_official yang diunggah beberapa waktu lalu.

Di dalam rekaman itu, terlihat ada banyak penumpang di dalam gerbong yang kebanyakan anak-anak, dengan suasana gaduh hingga dianggap mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Baca juga: Kembaran Duku, Ini Dia 6 Manfaat Buah Menteng

Tampak ada satu anak sedang berbaring di atas kursi kereta, dan beberapa anak lainnya yang asyik bermain bersama keluarganya.

Sejumlah orang tua dari anak-anak itu juga terlihat tidak peduli akan kegaduhan yang ditimbulkan anaknya di dalam gerbong.

Selain suara gaduh anak-anak, terdengar juga ada suara tangisan bayi yang dianggap menambah suasana gaduh di dalam gerbong kereta lokal tersebut.

Pada video tersebut, juga berisi tulisan isi hati penumpang pria yang merasa terganggu atas kelakuan penumpang lainnya.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Tak Lagi Gratis, Mulai 1 Januari 2024 Berbayar, Cek Syaratnya!

"Buat penumpang kereta lokal bisa ga sih mulut lo gausah berisik," gerutu penumpang pria yang geram dengan kelakuan penumpang lain di dalam gerbong kereta lokal.

Dari kejadian itu, banyak komentar netizen yang memberikan pendapat perihal fakta di lapangan dalam gerbong kereta lokal, berdasarkan pengalamannya masing-masing.

"Diluar memang fakta di lapangan seperti itu, sebagai orgtua juga sebetulnya harus ngajarin anak “etika ditempat umum” basic sih ini menurutku. Kalau berisik karna anak bayi/balita nangis karna ga nyaman menurutku masih oke, kita bisa berempati. Tapi kalau misal ada anak yang seharusnya sudah “ngerti” lalu teriak2 atau berlaku tidak seharusnya ya memang baiknya diajarkan lebih baik lagi. Itu pandangan ku yaaa. Klu beda pendapat ya gapap," tulis akun @vanifernanda18.

Ada juga komentar netizen, yang mewajarkan suasana di dalam kereta lokal tersebut.

Baca juga: Beberapa Manfaat Buah Kecapi Untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Bisa Cegah Cegah Penyakit Kanker?

"Saya pengguna kereta jarak jauh, dan kalau lihat kursinya itu kayaknya kereta ekonomi ya.. Dan biasanya memang banyak anak2, dan aku jg bawa anak (2 malah). Perjalanan jauh anak2 pasti jenuh, nah makanya kadang sesama penumpang anak kecil pada main becanda.. Menurutku wajar sih," ketik akun @siti_muftikhah.

Selain itu, ada juga netizen yang beranggapan lain di dalam kolom komentar.

"Banyak yang komen naik ini itu, pake ini itu. Padahal ada opsi saling menghargai dan menjaga sikap di ruang publik untuk sesamanya, kalo anaknya yang berisik sikap orang tua untuk mengajarkan sikap menghargai orang lain. Negara bakal naik kelas kalo sikap saling menghargai di ruang publik , intinya balik lagi ke sikap sopan santun diri sendiri.," ulas akun @bimo_zheno. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”