Innalillahi, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Usai Kabarkan Baru Jual Tanah Rp200 Juta di Banyuasin SumSel

Jumat, 22 Dec 2023 00:27
    Bagikan  
 Innalillahi, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Usai Kabarkan Baru Jual Tanah Rp200 Juta di Banyuasin SumSel
instagram @kabarnegri

Empat korban dugaan pembunuhan Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

INDONESIATREN.COMSatu keluarga ditemukan tewas di kediaman mereka di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Melansir dari akun Instagram @kabarnegri, satu keluarga yang terdiri dari 4 orang itu ditemukan tak bernyawa pada Rabu, 20 Desember 202 3 (siang), oleh warga sekitar.

Dalam potongan video itu memperlihatkan sejumlah petugas tengah mempersiapkan empat kantong mayat saat proses evakuasi para korban di tempat kejadian perkara (TKP).

DIketahui, para korban terdiri dari seorang wanita berusia 70 tahun dan anaknya berusia 50 tahun, kemudian dua orang anggota keluarga lainnya, masing-masing berusia 20 tahun dan seorang bocah berusia 5 tahun.

Baca juga: Dengarkan Suara Kelompok Pecinta Sepak Bola, Otoritas Liga Inggris Tegaskan Tolak Super League

Peristiwa tersebut  ini bermula ketika warga sekitar yang yang diduga tetangga korban (saksi) sedang membersihkan rumput di sekitar rumahnya.

Namun, saat membersihkan rumahnya, tiba-tiba saksi mencium aroma bau busuk yang tak jauh dari area rumah korban.

Karena rasa penasaran, saksi tersebut kemudian mencari sumber bau busuk yang menyengat tersebut hingga masuk kedalam rumah korban.

Saksi pun terkejut, setelah apa yang ditemukannya, dia melihat satu mayat, lalu dengan segera saksi pun melaporkan temuannya itu kepada pihak kepolisian setempat.

Baca juga: Pria Nongkrong di Cafe Kena Tampar Perempuan Gegara Senggol Tas, Ini Klarifikasinya

Setelah dilakukan proses otopsi oleh pihak kepolisian, ditemukan beberapa bekas luka di tubuh korban. Sehingga dugaan sementara keempat korban tersebut, tewas dibunuh oleh seseorang 

Menurut Pelaksana Tugas (PLT) Kasatreskrim Polres Muba, Iptu Dedi Kurniawan, mengungkapkan bahwa anak dari seorang wanita 70 tahun tersebut baru saja menjual tanah sebesar Rp200 juta sehingga ada dugaan pembunuhan akibat perampokan.

"Ya ada informasi korban ini baru menjual tanah beberapa waktu lalu, untuk jumlahnya tidak diketahui," ucap Iptu Dedi.

Lebih lanjut dikatakan Dedi, kendaraan roda dua milik korban yang biasa digunakan sehari-hari, dinyatakan hilang.

Baca juga: Format Kompetisi Super League: Tiga Level Liga, Diikuti 64 Klub

"Ada juga motor korban hilang, untuk yang lainnya kita belum mengetahuinya secara pasti," ungkap Dedi.

Selain itu, dugaan empat jenazah itu sudah empat hari berada di TKP karena ada satu di antara korban masih mengenakan seragam pramuka.

Kini, peristiwa tersebut masih ditangani oleh pihak kepolisian Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Akibatnya, banyak komentar netizen yang berbelasungkawa kepada korban dugaan pembunuhan tersebut.

Baca juga: Berperan dalam Ide Super League, Mantan Presiden Juventus Tiba-Tiba Cuit Lagu U2

"Astaghfirullah.. inalillahiwainnailaihirodjiun kok ngerasa bukan orang jauh ya..," tulis akun @lia_kdr.

Di sisi lain, ada juga netizen yang berkomentar geram.

"Anj*nk bocah 5 tahun jg dsikat.. Set*n alas," ketik akun @the_greatness_ndy. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa