Kasus Perundungan Pelajar SD di Sukabumi Berlanjut, Kepala Sekolah dan Guru Dipolisikan

Teritori
Selasa, 12 Dec 2023 18:07
    Bagikan  
Kasus Perundungan Pelajar SD di Sukabumi Berlanjut, Kepala Sekolah dan Guru Dipolisikan
Indonesiatren.com/Riza Fauzi

Kasus perundungan anak SD di Kota Sukabumi memasuki babak baru. Keluarga korban menunjuk Mellisa Anggraini dan timnya sebagai kuasa hukum.

INDONESIATREN.COM - Kasus perundungan anak SD di Kota Sukabumi memasuki babak baru. Keluarga korban menunjuk Mellisa Anggraini dan timnya sebagai kuasa hukum. Mellisa Anggriani pernah menjadi kuasa hukum David Ozora, korban penganiayaan oleh Mario Dandy.

Tim kuasa hukum Mellisa Anggraini melaporkan delapan orang yang diduga terlibat dalam kasus ini. Antara lain kepala sekolah, sejumlah guru, komite sekolah, dan orang tua anak pelaku ke Polres Sukabumi Kota.

Mellisa Anggraini mengatakan, pelaporan kali ini atas adanya temuan terbaru yakni dari pengakuan korban. Korban menceritakan delapan orang yang dilaporkan itu ikut terlibat dalam kasus perundungan yang menimpa korban hingga mengalami patah tulang.

Baca juga: Soal Kasus Perundungan Pelajar SD, Kuasa Hukum Korban Datangi Polres Sukabumi Kota: Buat Laporan

"Ada pelaku dewasa yang melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap korban, yaitu orang tua pelaku yang kami sudah laporkan," kata Mellisa, Selasa, 12 Desember 2023.

"Ada kepala sekolah yang kami duga juga melakukan, menempatkan, membiarkan sehingga terjadi peristiwa ini, melakukan perbuatan kekerasan terhadap anak termasuk jajaran guru-guru yang ada di sana," imbuhnya.

Bahkan, Mellisa menyebut, korban mengalami perundungan itu sejak Agustus 2022 lalu atau sebelum adanya kejadian patahnya lengan korban pada 7 Februari 2023. Korban sudah mendapat perundungan sebelumnya.

"Itu bukan perundungan pertama yang dialami, tetapi sudah dialami sejak bulan Agustus tahun 2022 dan itu terus terjadi. Ketika tangan anak korban patah tidak langsung segera dibawa ke rumah sakit namun dibawa ke UKS dan dijejali dengan kronologis yang direkayasa," bebernya.

Baca juga: Kasus Perundungan Anak di Sukabumi, Ayah David Ozora Ikut Bersuara: Gak Ada Progres, Gue Spill Sekolahnya

Orang tua korban dan kuasa hukumnya, kini berharap kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas atas kejadian yang menimpa korban. Sebab, hingga kini korban mengalami trauma dan enggan bersekolah kembali.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun mengatakan, setelah serangkaian penyelidikan yang dilakukannya, saat ini kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan.

"Yang dilaporkan ada 8 orang, namun kami belum bisa memberikan keterangan secara terbuka, karena ranah penyelidikan," ujarnya.

Bagus menyatakan, untuk kasus yang pertama ada dugaan kekerasan yang mana saat ini sudah masuk ke tahap penyidikan, sedangkan untuk kasus yang baru dilaporkan ini adalah kasus dugaan keterlibatan sejumlah pihak melakukan intimidasi, intervensi secara fisik maupun psikis kepada korban.

Baca juga: Perundungan Anak di Sukabumi Dilaporkan Setelah 8 Bulan Keluarga Bungkam, Polisi Jamin Profesional

"Untuk prosesnya kita akan memintai keterangan dari para saksi-saksi, pengumpulan alat bukti, kami juga menunggu keterangan dari pelapor sendiri yang sampai saat ini belum siap atau belum memberikan keterangan sebagai saksi," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini mencuat keluarga korban sempat bungkam selama delapan bulan menunggu keadilan. Hal itu disampaikan orang tua korban berinisial DS (43).

Ia mengungkap bahwa peristiwa memilukan itu terjadi sekitar delapan bulan lalu. Keluarga yang semula bungkam akhirnya membulatkan tekad untuk mengungkap kasus ini.

DS mengaku saat itu anaknya yang masih berusia 10 tahun enggan bercerita bahwa ia menjadi korban perundungan. Namun melihat kondisi anaknya yang tak biasa akhirnya DS membujuk anaknya untuk berbicara dan akhirnya mau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa