Sering Jadi Sasaran Zionis Israel, Ini Arti Penting Rumah Sakit Al Shifa bagi Warga Gaza Palestina

Minggu, 19 Nov 2023 15:50
    Bagikan  
Sering Jadi Sasaran Zionis Israel, Ini Arti Penting Rumah Sakit Al Shifa bagi Warga Gaza Palestina
X/@QudsNen

Potret Rumah Sakit Al Shifa yang dipenuhi pasien korban serangan brutal Zionis Israel.

INDONESIATREN.COM - Sejak Zionis Israel menggempur Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, Rumah Sakit Al Shifa di bagian utara telah menjadi pemberitaan yang kian menonjol.

Pusat kesehatan tersebut menjadi sorotan dan perhatian dunia seiring dengan meningkatnya jumlah korban yang terbunuh di Gaza.

Hingga artikel ini dimuat, setidaknya lebih dari 11.500 warga Palestina yang sebagian besar terdiri dari anak-anak dan wanita telah gugur akibat serangan Zionis Israel.

Berbagai dokumentasi yang memperlihatkan korban-korban akibat tindakan Israel di Rumah Sakit Al Shifa beredar di media sosial.

Baca juga: Zionis Israel Mengaku Kalah Telak di Dunia Digital, Unggahan Pro-Palestina 109,61 Miliar atau 15 Kali Lipat

Selain karena serangan roket-roket dari udara, para korban juga terkena imbas dari tembakan jitu yang tak pandang bulu.

Mereka, Zionis Israel, menghabiskan waktu berhari-hari dan menembaki siapa saja yang mencoba berpindah dari satu gedung medis ke gedung lainnya.

Meski telah mendapat kecaman secara internasional dari berbagai negara, tampaknya Zionis Israel tidak terpengaruh sedikit pun.

Bagi warga Gaza, arti penting Rumah Sakit Al Shifa lebih dari sekadar medis. Bangunan bertingkat itu jika namanya diartikan ialah 'Rumah Penyembuhan' dan digambarkan sebagai jantung kota Gaza.

Baca juga: Zionis Israel Terus Membombardir Gaza, Irlandia Makin Tegas Dukung Palestina

Melansir dari Al Jazeera, Minggu, 19 November 2023, Rumah Sakit Al Shifa telah ada sejak masa pemerintahan Inggris atas Palestina dan menjadi rumah sakit pada tahun 1946 setelah menampung barak tentara Inggris.

Kota yang didiami oleh rumah sakit ini telah selamat dari beberapa perang dan pendudukan Israel selama bertahun-tahun.

Namun, sejak satu bulan yang lalu, pasokan obat-obatan dan bahan bakar yang sangat dibutuhkan untuk pasien di rumah sakit semakin menipis. Ditambah lagi Zionis Israel menerobos masuk dan meledakan persediaan yang ada.

Akibatnya, serangan yang tak henti itu, staf rumah sakit harus menguburkan puluhan orang di kuburan massal karena mereka tidak punya pilihan. Jenazah membludak, mayat-mayat masih tergeletak di sekitar halaman rumah sakit.

Baca juga: Pasokan Berkurang Sangat Parah, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara Kini Tidak Dapat Berfungsi

Selain itu, Al Shifa juga menjadi rumah sakit yang dipandang sebagai pusat ketegangan bagi badan-badan administratif pemerintahan Gaza.

Di saat seluruh wilayah Gaza terputus internet oleh Israel, Rumah Sakit Al Shifa tetap berusaha mempertahanlan konektivitasnya. Sehingga, wilayahnya menjadi pusat perhatian para jurnalis.

Rumah Sakit Al Shifa telah menjadi simbol kekuatan dan perlawanan. Potret bayi-bayi yang meninggal dan anak-anak yang terpaksa anggota tubuhnya diamputasi tersebar dalam segala siaran dari rumah sakit ke seluruh dunia.

Korban-korban yang tak bersalah itu telah menginspirasi banyak orang dalam skala global untuk terjun ke jalan mendukung kemerdekaan Palestina. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa