Kronologi Melki Sedek Dinonaktifkan dari Jabatan Ketua BEM UI

Nusantara
Selasa, 19 Dec 2023 22:09
    Bagikan  
Kronologi Melki Sedek Dinonaktifkan dari Jabatan Ketua BEM UI
Instagram/@melkisedekhuang

Melki Sedek Huang, Ketua BEM UI 2023, dinonaktifkan karena dugaan kekerasan seksual.

INDONESIATREN.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menonaktifkan Melki Sedek Huang dari jabatan Ketua BEM UI.

Penonaktifan Melki Sedek sebagai Ketua BEM UI, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) 18822 SK tentang Penonaktifan Sementara oleh Wakil Ketua.

"Penonaktifan sementara bagi saudara Melki Sedek," tulis SK tersebut seperti diunggah akun X @BulanPemalu pada Senin, 18 Desember 2023.

Untuk sementara waktu, jabatan Ketua BEM UI dipegang oleh Shifa Anindya yang sebelumnya menjabat wakil dari Melki Sedek.

Baca juga: Buntut Tudingan Kekerasan Seksual, Ketua BEM UI 2023 Dinonaktifkan Sementara

"Diharapkan untuk digantikan sementara oleh saya selaku Wakil Ketua BEM," kata Shifa di dalam grup aplikasi percakapan.

Menurut informasi, penonaktifan Melki Sadek sebagai Ketua BEM UI, lantaran dugaan kasus kekerasan seksual.

Mahasiswa Fakultas Hukum UI itu dilaporkan oleh seseorang ke Satgas PPKS atas dugaan kekerasan seksual.

Kemudian, aduan itu sampai ke BEM UI. Atas informasi tersebut, BEM UI memutuskan menonaktifkan Melki Sadek sebagai ketua.

Baca juga: Persib Diimbangi Bali United, Bojan Hodak Sentil Wasit, Apa Katanya?

Namun demikian, belum ada bukti yang jelas mengenai tuduhan Melki Sadek telah melakukan kekerasan seksual.

Sebab, menurut Shifa, proses investigasi mengenai tuduhan kekerasan seksual yang dilakukan Melki Sadek, masih berlangsung.

Adapun Melki Sadek menampik tuduhan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, ia tidak merasa melakukan sesuatu yang dituduhkan itu.

Melki Sadek adalah sosok mahasiswa yang kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintah sekarang ini.

Baca juga: Peristiwa Jalur Maut Parung Panjang Jadi Perhatian Serius, Bey Machmudin Lakukan Hal Ini

BEM UI yang dipimpin Melki Sadek, pernah menyampaikan kritik kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani bergambar tikus.

Belakangan, keluarganya di Pontianak menerima intimidasi. Melkin Sadek menduga, intimidasi itu berkaitan dengan kritiknya kepada Mahkamah Konstitusi (MK).(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”