5 Fakta Kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, Bawa Penumpang Ratusan Orang

Nusantara
Jumat, 5 Jan 2024 13:51
    Bagikan  
5 Fakta Kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, Bawa Penumpang Ratusan Orang
X/@infomitigasi

Berikut 5 Fakta Kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka pada Jumat, 5 Januari 2024.

INDONESIATREN.COM - Baru-baru ini terjadi kecelakaan antara kereta api (KA) Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, pada Jumat, 5 Januari 2024 sekitar pukul 06.03 WIB.

Kecelakaan tersebut terjadi di lintas Cicalengka-Haurpugur KM 181+700 di Kecamatan Cikuya, Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Hingga kini, proses evakuasi terhadap para penumpang masih terus dilakukan oleh sejumlah pihak.

Indonesiatren.com telah merangkum 5 fakta mengenai kecelakaan kereta api tersebut, seperti berikut:

Baca juga: Buntut Kecelakaan Kereta Api Turangga dan Cicalengka-Bandung, Penumpang Harus Rela Perjalanannya Batal

1. Kronologi Kejadian

Kecelakaan tersebut bermula ketika KA Turangga bergerak dari arah Surabaya Gubeng dengan tujuan akhir Bandung.

Dari arah berlawanan, Commuter Line Bandung bergerak dari arah Padalarang dengan tujuan Cicalengka, Bandung.

Imbas kecelakaan tersebut, delapan gerbong KA Turangga anjlok dan keluar rel. Sementara tiga gerbong Commuter Line juga anjlok.

Baca juga: Terungkap! Ini Kronologi Kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka

2. Empat Orang Tewas dan 28 Luka-luka

Polda Jawa Barat mengungkapkan bahwa empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Satu diantara korban tewas tersebut diketahui adalah masinis.

"Dua (yang tewas sudah di evakuasi, mereka masinis dan asisten masinis. Dua lainnya masih dalam proses evakuasi, mereka yaitu pramugara dan satu lagi belum diketahui, diduga dari petugas KAI," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes, Ibrahim Tompo.

Baca juga: Sejarah Kereta Api Turangga yang Mengalami Kecelakaan dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka

Polda Jabar menyebut ada 28 orang lainnya yang mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke RSUD Cicalengka untuk mendapatkan perawatan medis.

3. Jumlah Penumpang

Kepala Basarna Bandung, Hery Marantika menjelaskan kereta Bandung Raya membawa penumpang sebanyak 106 orang dan KA Turangga membawa 54 orang penumpang.

Hingga kini, tim Rescue Basarnas Bandung masih melakukan evakuasi serta mendata korban tabrakan KA Turanggan dan KA Bandung Raya.

Baca juga: KA Turangga Adu Banteng dengan Commuterline Bandung Raya di Cicalengka, Begini Kondisinya

4. 9 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan

Akibat kecelakaan tersebut, sembilan perjalanan kereta api lainnya harus dibatalkan.

VP Corporate Secretary KAI, Joni Martinus menyebut hal tersebut dilakukan karena jalur yang dilintasi terhambat gerbong kereta yang mengalami kecelakaan.

Berikut daftarnya:

Baca juga: Selain dengan Elmer Syaherman, Bella Damaika Pernah Jadi Selingkuhan di Hubungan Orang Lain

- KA 92 (Lodaya) lintas Bd-Kya (SF 10 Kereta)

- KA 6 (Argo Wilis) lintas Bd-Kya (SF 10 Kereta)

- KA 182 (Baturraden Ekspres) lintas Bd-Kya (SF 8 Kereta)

- KA 181 (Baturraden Ekspres) lintas Kya-Pwt (SF 8 Kereta)

Baca juga: Masih Konsumsi Obat Kimia? Ini Cara Mengobati Hipertensi Secara Alami ala dr Zaidul Akbar

- KA 250 (Serayu) lintas Pwt-Kya (SF 7 Kereta)

- KA 251 (Serayu) lintas Kya-Bd-Ckp (SF 7 Kereta)

- KA 252 (Serayu) lintas Ckp-Kya (SF 7 Kereta)

- KA 249 (Serayu) lintas Kya-Pwt (SF 7 Kereta)

Baca juga: Pemkot Bandung Ajak Pengusaha Hotel dan Restoran Distribusikan Sampah Organik ke TPST Gedebage

- KA 240 (Pasundan) lintas Kac-Kya (SF 8 Kereta)

5. Kecelakaan Mirip Tragedi Bintaro

Kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung seperti tragedi Bintaro pada 1987.

Pada 19 Oktober 1987 sekitar pukul 06.45, telah terjadi kecelakaan antara KA 220 Rangkas dengan KA 225 Merak di Pondok, Betung, Bintaro, Jakarta Selatan.

Baca juga: Masih Konsumsi Obat Kimia? Ini Cara Mengobati Hipertensi Secara Alami ala dr Zaidul Akbar

Saat itu, KA 225 Rangkasbitung-Jakarta Kota membawa 1.887 penumpang yang melebihi kapasitas hingga 200 persen.

Penumpang juga diperbolehkan naik ke atap atau memadati gerbong kereta.

Sementara untuk KA 220 Tanah Abang-Merak membawa 478 penumpang yang berangkat dari Stasiun Kebayoran menuju Stasiun Sudimara.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat melintasi rel yang sama dari arah yang berlawanan.

Baca juga: Belajar dari Pengalaman, Pemkot Bandung Masifkan Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

Upaya persilangan kereta di Stasiun Kebayoran terhambat oleh pergantian shift petugas, sehingga rencana tersebut terlambat dieksekusi.

Kemudian, petugas berusaha mengosongkan jalur di Stasiun Sudimara, namun masinis KA 225, Slamet Suradio, kesulitan melihat isyarat karena kondisi lokomotif dipenuhi penumpang.

Kecelakaan tersebut tak dapat dihindarkan, terlebih rutenya melalui tikunga S yang pada saat itu masih didominasi perkebunan dengan semak belukar yang luas. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa