Apakah Kopi Bisa Memicu Risiko Terkena Hipertensi? Begini Faktanya Menurut dr Ray Leonard Judijanto

Minggu, 24 Dec 2023 07:47
    Bagikan  
Apakah Kopi Bisa Memicu Risiko Terkena Hipertensi? Begini Faktanya Menurut dr Ray Leonard Judijanto
instagram @halokopi

Beberapa fakta menarik dari Kopi diungkap dr Ray Leonard Judijanto, termasuk risiko terkena hipertensi

INDONESIATREN.COMKopi adalah sebuah minuman yang ditemukan pada abad ke-15 di Ethiopia, yang kemudian dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman.

Dan kala itu, ekstrak biji kopi jenis arabika yang diseduh dengan air panas, disajikan sebagai minuman penyegar, lalu populerkan oleh bangsa arab.

Dalam setiap biji kopi mempunyai kandungan kafein, magnesium dan dua bahan kimia tumbuhan. Kedua bahan kimia tumbuhan tersebut diantaranya, polifenol (mengandung asam klorogenat dan asam kuinat) dan diterpen (mengandung kafestol dan kahweol).

Disisi lain, kopi merupakan minuman stimulan yang memiliki kandungan kafein dan kandungan ini bisa meningkatkan kewaspadaan, suasana hati, energi, serta fungsi otak.

Baca juga: Menelisik Sejarah dan Peradaban Kabupaten Sukabumi Lewat Museum, Mulai dari Prasejarah Hingga Zaman Penjajah

Melansir dari kanal YouTube dr. Ray Leonard Judijanto menjelaskan beberapa fakta menarik tentang kopi untuk kesehatan tubuh.

  1. Kopi merupakan minuman yang mengandung kafein tertinggi

Sebagai yang kita tahu, kafein ini tidak hanya terkandung pada kopi tapi, juga terkandung pada minuman lainnya seperti, teh, cokelat panas, dan minuman soda.

Menurut dr Ray, menjelaskan bahwa secangkir kopi jenis arabika mengandung 100mg kafein dan memiliki kandungan kafein lebih rendah daripada kopi jenis robusta.

"Karena kopi jenis robusta memiliki kandungan kafein yang dua kali lebih banyak dari pada kopi jenis arabika, dan satu cangkir teh hitam memiliki kandungan 50mg kafein sedangkan satu cangkir teh hijau memiliki 15mg kafein, serta satu cangkir cokelat memiliki 10mg kafein," ucap dr Ray Leonard Judijanto.

Baca juga: Bandung Raya dan Bogor Raya Alami Over Tourism, Disparbud Jabar Geser Pergerakan Wisatawan ke Cirebon Raya

Dari antara minuman tersebut memiliki kafein tertinggi apalagi dengan kopi jenis robusta yang lebih tinggi daripada minuman lainnya. Jadi, jika Anda membutuhkan kandungan kafein tinggi, Anda bisa mengonsumsi kopi jenis robusta.

  1. Kopi menghilangkan rasa kantuk

Di dalam otak kita memiliki senyawa yang disebut dengan Adenosine. Adenosine merupakan nukleotida purin yang terbentuk dari pemecahan adenosin trifosfat yang berguna untuk menghambat.

"Pada saat kita bangun tidur, Adenosine terus diproduksi setm iap jam sampai Adenosine itu mencapai level tertinggi kita mulai merasakan kantuk. Nah, pada saat kita minum kopi yang mengandung kafein ini mampu masuk ke dalam Adenosine dan memblokir jalan masuknya," katanya.

Baca juga: Penyebab Biang Keringat dan Cara Untuk Mengatasinya Ala dr Sungadi Santoso

Akibat dari kafein yang memblokir jalurnya Adenosine, membuat rasa kantuk Anda menjadi hilang  dengan jangka waktu enam sampai dua belas jam sesuai kondisi tubuh masing-masing seseorang.

  1. Kopi bisa menambah rasa semangat

Senyawa Adenosine ini memiliki sifat Vasodilation sehingga membuat pembuluh darah menjadi lebar. Jika Vasodilation tidak ada akibat reseptornya terblokir dengan kafein, maka pembuluh darah akan menyempit sehingga menyebabkan kelenjar Hypophysis atau kelenjar yang memerintahkan kelenjar-kelenjar lainnya untuk mengeluarkan hormon Adrenaline.

"Nah, Adrenaline ini memiliki efek meningkatkan denyut jantung, pernafasan, tekanan darah dan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lambat. Maka, pada saat itu kita akan lebih bersemangat," tuturnya.

Baca juga: Bahaya Mana Rokok atau Vape? Begini kata dr Jaka Pradipta

  1. Kopi membuat rasa lebih senang

Selain proses-proses yang telah dijelaskan, kopi juga melepaskan hormon Dopamine. Dopamine merupakan satu diantaranya empat senyawa yang mengaktifkan pusat rasa kesenangan dalam diri manusia.

  1. Kopi tidak menyebabkan risiko penyakit hipertensi dan jantung koroner

Kopi memang secara langsung meningkatkan tekanan darah melalui mekanisme lepasnya hormon Adrenaline. Namun, dalam jangka panjang telah dilakukan penelitian bahwa orang yang minum kopi dengan orang yang tidak mengonsumsi kopi, memiliki risiko yang sama untuk terkena hipertensi.

"Jadi bukan berarti kalau minum kopi risiko terkena hipertensi lebih tinggi ya, pada saat jangka panjang. Tapi pada saat kita minum kopi, memang secara langsung biasanya tekanan darah akan meningkat melalui mekanisme Adrenaline tadi," ujar dr Ray.

Baca juga: Tak Perlu Berobat, Cara Untuk Membantu Menjaga Fungsi Ginjal Hanya Dengan 3 Upaya Berikut Ini

Jadi, jika Anda menderita penyakit hipertensi perlu adanya pertimbangan untuk menjaga dosis kafein tersebut agar tidak berlebihan.

Itulah, beberapa deretan fakta mengenai kopi menurut dr Ray Leonard Judijanto. Jangan sampai keliru lagi ya (*).

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”